BANJARMASIN aktualkalsel.com—Ulama besar asal Tanah Banjar Syekh Arsyad Al Banjary diusulkan sebagai Pahlawan Nasional. Usulan ini disepakati dalam rapat yang dipimpin Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama Dewan Harian Cabang (HDC) 45 di Balai Kota Senin 27 Desember 2021.
Syekh Arsyad Al Banjary merupakan ulama yang hidup di masa Kesultanan Banjar di abad 17 hingga awal abad ke 18. Dia dianugrahi Alloh usia yang panjang dan berkah. Meninggal di usia 102 tahun ulama yang bermukim di Mekkah selama 30 tahun ini meninggalkan sejumlah buku tetang syariat Islam yang ditulisnya.

Kitab ‘Sabilal Muhtadin’ adalah salah satu karya tulisnya yang menjadi acuan hukum Islam bukan hanya di Nusantara tetapi juga dunia internasional. Kitab ini diabadikan menjadi nama masjid terbesar di tanah Banjar yaitu Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang berdiri megah di pusat Kota Banjarmasin, ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Daerah yang juga dikenal sebagai Tanah Banjar.
Sedang nama Sang Ulama itu dijadikan sebagai nama Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Syekh Arsyad Al Banjary di Banjarmasin, universitas yang disebut sebut memiliki jurusan dan mahasiswa terbanyak di Tanah Banjar ini.
“Sangat wajar kalau beliau diusulkan, karena sosok Syekh Muhammad Arsyad Albanjari memang dikenal sebagai seorang ulama yang alim dan saleh di masanya dan hingga kini masih terkenal sebagai tokoh agama luar biasa,” ujar Sukriansyah, alumni Uniska angkatan 99.
Menurut wartawan senior di Banjarmasin ini yang juga pemimpin redaksi Tabloid Aktual ini berkat ketokohannya, menjadikan nama beliau diabadikan sebagai salah satu kampus terbesar di Banjarmasin.
“Saya bangga menjadi alumni di kampus dengan nama ulama besar ini,” ujar Sukriansyah yang kini dipercaya sebagai direktur Radio Suara Bersujud, media milik Pemkab Tanah Bumbu ini.
Jadi, ujar pemimpin umum portal berita aktualkalsel.com ini, sebagai alumni kampus bernama Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary, dia bukan hanya mendukung pengusulan beliau sebagai Pahlawan Nasional , tetapi juga sangat mengharapkan usulan ini bisa berhasil.
“Beliau telah mendedikasikan ilmu agama Islam untuk Tanah Banjar dengan luar biasa,” ujar Sukriansyah.(uumsri)




















