TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Pihak DPRD Kabupaten Tanah Bumbu mendukung penganggaran biaya pemeliharaan penerangan jalan ( PJU ). Tidak ada alasan, untuk tidak mendukung.
” Inikan untuk kemaslahatan orang banyak. Ya, pastinya kita dukung,” kata Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu H.Supiansyah kepada aktualkalsel.com, Selasa ( 15/6/2021 ).
Menurut H.UPI –begitu sapaan akrab — jika dana pemeliharaan yang sudah dianggarkan masih kurang, maka tahap berikutnya perlu dinaikan jumlahnya.
” Ya naikkan lagi anggarannya, apa susahnya ini,” tegas H.UPI ketika diminta komentar soal banyaknya lampu PJU yang padam dan minimnya anggaran pemeliharaan PJU oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bumbu.
Politisi senior PDIP itu menegaskan, untuk penerangan jalan, ada dua instansi yang menanganinya, yakni Dinas Perhubungan dan Perkimtan.
Kalau jalan poros ditangani oleh Dinas Perhubungan, dan untuk jalan lingkungan atau permukiman Dinas Perkimtan.
Karena penangananya memang beda, maka masing-masing instansi bertanggungjawab dalam penganggarannya.
Seperti diberitakan sebelumnya anggaran pemeliharaan PJU hanya Rp200 juta, dan sudah habis pada April 2021 lalu atau setelah triwulan pertama.
” Seharusnya anggaran pemeliharaan itu minimal Rp500 juta lebih lagi,” kata Plt Kadis Perhubungan Tanah Bumbu A Marlan, Selasa ( 15/6/2021 )
BERKOORDINASI
Sementara itu, Kadis Perkimtan Tanah Bumbu Ansyari Firdaus — yang saat ini mengikuti Diklatpim — ketika dihubungi secara terpisah mengatakan, akan berkoordinasi menangani masalah ini dengan Dinas Perhubungan.
Untuk jalan kabupaten dan provinsi menjadi kewenangan Dinas Perhubungan, dan permukiman bagian Dinas Perkimtan yang bertanggungjawab.
Kedepan, ungkap Ansyari Firdaus , perlu dilakukan langkah nyata.
Apakah nanti fisiknya dibangun oleh Perkimtan — di wilayah permukiman — dan pemeliharaan PJUnya dilakukan Dinas Perhubungan atau bagaimana?.
” Ini nanti, kita cari solusinya, dan bagaimana baiknya,” katanya. Edwan/SKR


















