TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Sekda Kabupaten Tanah Bumbu Ambo Sakka menugasi Dinas Pendidikan setempat jajaki kembali program CSR perusahaan guna peningkatan kualitas guru yang sempat terhenti karena Covid-19. Sehingga pada 2022 kembali dilanjutkan.
” Dulu ada dana CSR dari perusahaan untuk peningkatan kualitas guru, sehingga mereka bisa kuliah S1,” kata Ambo Sakka kepada aktualkalsel.com, Rabu ( 16/6/2021 ) sore, usai menghadiri ekpose Dinas Kesehatan Tanah Bumbu bersama Bupati Tanah Bumbu Zairullah.
Sesuai dengan pembahasan dengan jajaran Disdik Tanah Bumbu, pada ekpose Disdik, sebelumnya soal perlunya peningkatan kualitas SDM guru sehingga — mulai PAUD sampai SMP — sudah sarjana semuanya.
UU ASN mewajibkan guru harus berpendidikan S1 sehingga menjadi tugas dan tanggungjawab serta kewenangan kabupaten membantu. ” Kita selaku pemerintah kabupaten harus membantu mereka yang belum sarjana,” ungkap Ambo Sakka.
Jika mereka tidak sarjana, maka akan sulit mendapatkan sertifikasi guru.
Pada pemerintahan sebelumnya para guru yang ingin mengikuti pendidikan jenjang S1 dibantu melalui program CSR dengan alokasi dana sebesar Rp3 miliar.
Dan guru yang mengikuti program ini adalah mereka yang berprestasi.
Berdasarkan data yang ada, guru yang berstatus sebagai PNS semua hampir sarjana, kecuali guru swasta.
Mengenai banyak sekolah yang rusak dan perlu direhab, Ambo Sakka menjelaskan, pihaknya sudah inventarisir dan mempunyai data untuk itu.
Tinggal bagaimana rehabnya dilakukan secara bertahap.
Misalnya pada 2022-2024 berapa yang harus direhab, sehingga hingga pemerintahan sekarang berakhir semua program dari bupati Zairullah rampung.

” Dan RPJMD pada 2025 dinyatakan selesai,” katanya.
Tentu masalah ini nanti dibicarakan dan bahas dengan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu.
Sementara itu, anggota DPRD Tanah Bumbu dari PKS Bahsanu
din mengatakan, pihaknya sangat mendukung karena itu sebagian dari visi dan misi bupati untuk meningkatkan SDM para pendidik.
Sehingga apa yang menjadi program pemerintah, pada era kepemimpinan Zairullah bisa selesai dan tuntas semua nantinya.
Sementara itu, Kepala Disdik Tanah Bumbu Eka Saprudin siap melaksanakan apa yang menjadi perhatian pimpinan soal peningkatan SDM guru di daerah ini.
Dan langkah pertama dilakukan adalah mendata ulang jumlah guru yang sudah sarjana dan belum.
” Selain itu, nantinya kita akan bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi untuk melaksanakan program peningkatan SDM para guru dari PAUD sampai SMP,” demikian Eka. SKR/Edwan.



















