BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Sebanyak enam siswa SMA Negeri 8 Banjarmasin mengunjungi Masjid Raya Sabilal Muhtadin
yang merupakan masjid terbesar di Kota Banjarmasin dan menjadi kebanggaan warganya , Sabtu (12/10/2024) siang.
Kunjungan tersebut didampingi guru pendamping Mursidah S.Pd, M.Pd, dan mereka diterima Wakil Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin periode 2024-2027 Drs. H.Ahmad Nawawi, M.Si.
” Pak Nawawi banyak bercerita mengenai awal pembangunan masjid hingga pemanfaatannya sampai sekarang,” kata Dinda Aulia Arrahmah, salah satu siswa yang ikut berkunjung ke Sabilal Muhtadin.
Masjid Raya Sabilal Muhtadin terletak di Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin, tak jauh dari Kantor Gubernur Kalsel. Masjid Raya Sabilal Muhtadin mempunyai bentuk unik dengan kubahnya yang khas.
Di komplek Masjid ini juga terdapat hutan kota serta tidak jauh dari Taman Maskot dan Siring Sungai Martapura.
Dibangun di atas tanah seluas 100.000 meter persegi dimana pada masa Hindia Belanda dikenal dengan nama Fort Tatas atau Benteng Tatas karena berada di komplek bekas Asrama Tentara Tatas yang dikenal dengan sebutan Benteng Tatas.
Masjid Raya Sabilal Muhtadin mulai dibangun 10 November 1974 hingga Oktober 1979. Dan diresmikan pada tahun 1981.
Masjid ini mampu menampung 15.000 jamaah meliputi bagian dalam sebanyak 7.500 dan di bagian halaman menampung 7.500 orang.
Nama masjid ini diambil kitabnya
Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari yang berjudul Sabilal Muhtadin lit-Tafaqquh fi Amrid-din (Jalan bagi Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk untuk Mendalami Urusan-Urusan Agama), sebuah kitab fikih mazhab Syafii yang menjadi salah satu rujukan ulama di Nusantara. Edwan



















