BANJARMASIN aktualkalsel.com–Ini contoh tindakan terpuji dari seorang muslimin yang sangat peduli terhadap perjuangan Rakyat Palestina terhadap penjajah Israel serta mematuhi fatwa haram Majelis Ulana Indinesia (MU) bagi orang Islam yang membeli produk berafiliasi atau membantu pembantaian Israel terhadap rakyat Palestine.
Dia membuat daftar nama nama produk yang sempat viral di media sosial karena disebut merupakan hasil produksi perusahaan yang mempunyai keterkaitan dukungan terhadap Israel. Daftar itu laku dilaminating dan ditaruh di box tempat berkumpulnbya bahan keperluan dapur seperti bumbu penyedap, kecap, garam, teh sampai cabe.
“Jadi list itu dari medsos yang sempat viral. Supaya kita yang di rumah ini selalu aware atau ingat, peduli dan tidak membeli produk produk Israel tersebut,” ujar Soleh, warga Banjarmasin pemilik dapur berlabel ‘dukung fatwa haram MUI untuk produk berafiliasi ke Israel ini kepada aktualkalsel.com.
Menurutnya, bermula dari sering lupa produk apa saja yang dimaksud fatwa haram MUI tersebut, hingga masih terbeli, kemudian muncul inisiatif membuat daftar produk tersebut.
Apakah dengan daftar tersebut masih pernah lupa?
“Kalau masih ada yang beli, maka kami buang barangnya, sebagai peringatan. Alhamdulillah sekarang semua kita di rumah ini aware dengan list,” ujarnya.
Kehadiran daftar list produk Israel ini, diakui Soleh sudah ada dampaknya ke keluarga yang sering bertandang. Mereka mengaku terinspirasi.
“Alhamdulillah sudah ada yang mengikuti,” ujar sarjana ekonomi ini.
Dia bahkan berniat akan memperbanyak lembaran laminating ini untuk dibagikan ke masyarakat.
“Tetapi teknis belum ketemu yang pas,” ujarnya.(uumsri)



















