BATULICIN, aktualkalsel.com — SELEPAS sholat subuh, sejumlah anak Istana Anak Yatim Darul Azhar Batulicin nampak berkumpul dan bermain di halaman asrama, yang selama ini ditinggali.
Mereka nampak girang. Ada yang bernyanyi dan melakukan aktivitas lainnya.
Kehidupan di Istana Anak Yatim — sebelum Zairullah terpilih jadi Bupati 2021 – 2024 — jika dibanding dengan yang dulu jauh dari sebelumnya.
10 tahun yang lalu, ketika Zairullah sudah tidak lagi menjadi bupati kehidupan Istana sedikit ” meredup”.
Anak-anak istana, tidak segembira sekarang atau diawal Zairullah menjabat bupati Tanah Bumbu periode 2003 – 2010.
Selain itu, anak istana banyak yang meneruskan pendidikan di Banjarmasin, S1 maupun S2. Belum lagi mereka yang sekolah di Pulau Jawa ataupun Hadramaut.
Perlahan tapi pasti jumlah anak istana semakin berkurang.
Untuk saat ini, santriwati yang senior hanya tertinggal empat orang, diantaranya Nurhasanah, Ria Sucianti, dan Erni. Dan mereka semua sudah bekerja serta mengenyam pendidikan S2.
Apalagi ayah mereka, Zairullah Azhar, jarang balik ke Istana Anak Yatim. Selain sibuk di partai, juga harus menetap di Jakarta, karena menjadi anggota DPR-RI.
Wajah- wajah gembira anak saya santri sudah kembali seperti dulu. Tiap pagi mereka bercanda dengan rekannya.
” Hore ayah kami ( maksudnya Zairullah ) telah kembali. Istana akan semakin ramai. Orang yang datang sekarang banyak,” kata salah santriwati kepada aktualkalsel.com, Minggu ( 20/12/2020 ).
Menurut senior santriwati Istana Anak Yatim , Nurhasanah atau yang akrab disapa Mba Nur, adik-adiknya di Istana sangat gembira dan bersyukur atas terpilihnya Zairullah sebagai bupati Tanah Bumbu.
” Saya juga senang, istana sudah rame lagi,” kata Mba Nur Apalagi, lanjut Mba Nur, dalam waktu dekat Zairullah akan kembali menampung ribuan anak yatim. ” Informasi yang saya dengar, setelah usai dilantik, istana kembali menampung anak yatim piatu,” kata santri Wati lainnya.
Mba Nur menjelaskan, Zairullah sangat konsisten dalam membina anak yatim. Edwan/SKR















