BANJARMASIN aktualkalsel.com–Setelah sepekan paskaruntuhnya Mushola Ponndok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jatim, operasi evakuasi korban diakhir ditandai dengan Tim SAR gabungan melakukan apel penutupan yang dilaksanakan di halaman depan ponpes yersebut Selasa 7 Oktober 2025 pagi. Apel itu dipimpin oleh Kepala Basarnas RI, Marsdya TNI Mohammad Syafii didampingi Kapolres Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing beserta jajaran lainnya.
Pagi itu, lokasi runtuhnya bangunan berlantai tiga tersebut tampak sudah rata dengan tanah. Semua reruntuhan beton bangunan sudah diangkat dan dibersihkan. Kemungkinan masih ada henazah yang tertinggal sangat kecil.
“Alhamdulillah kita telah temukan seluruh jenazah yang hilang. Walaupun ini baru bersifat perkiraan,” ujar Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan dalam jumpa pers virtual, tidak lama setelah apel penutupan evakuasi berlangsung.
Mengutip dari kumparanNews jumlah korban yang dirvakuasi 171 orang, 104 korban selamat dan 61 jenazah utuh serta ada tujuh potongan tubuh.
Budi menuturkan, temuan potongan tibuh ini tidak bisa disebut sebagai jenazah karena diperkirakan adalah bagian dari dua jenazah lain. Namun, Budi menegaskan bahwa hal ini baru perkiraan.
Berakhirnya operasi evakuasi ini diterima dengan ikhlas oleh para orangtua santri korban meninggal yang masih bertahan di penampungan. Mereka umumnya menganggap musibah ini sebagai takdir Alloh dan tidak akan menuntut hukum ke pihak pesantren.(uumsri/foto net)




















