BANJARMASIN aktualkalsel.com– Detik detik upaca kenaikan bendera Merah-Putih hari Proklamasi RI 2023 di halaman Istana Negara oleh pasukan Paskibraka yang berjumlah 76 pelajar SMA dari 38 provinsi Kamis 17 Agustus 2023, menyisakan pengalaman luar biasa bagi pelajar SMA di Papua ini.
Sebagai pembawa bendera pusaka, Lilly Wenda memang menjadi sentra perhatian rakyat Indonesia yang menyaksikannya lewat tayangan televisi serta ribuan undangan khusus di upacara sakral itu. Tetapi lebih dari peran inti tadi, ada momen yang membuat seluruh peserta upacara kenegaraan siang itu terperanjat: tegang kemudian gemuruh tepuk tangan terdengar.
Itulah detik detik tatkala pasukan delapan jalan di tempat. Ada Lilly paling depan di baris tengah. Membawa baki beralas kain kuning keemasan, di atasnya nanti akan diletakan lipatan bendera pusaka Merah-Putih oleh presiden. Saat itulah sepatu kirinya lepas. Semua mata tertuju ke sana. Tegang.
Luar biasa, pelajar asal Papua ini tetap tenang, tetap dengan langkah di tempat, membiarkan kaki kirinya hanya beralas kaos putih sedengkul. Dan, kondisi bersepatu sebelah kanan ini terus berjalan hingga menaiki anak tangga dimana presiden Jokowi menunggu untuk menyerahkan bendera yang aksn dikibarkan.
Seolah tidak terjadi apa apa, Wenda menjalankan tugasnya hingga selesai dengan ketenangan level tinggi. Tetap tersenyum mengiringi langkahnya.
Hingga upacara penurunan bendera sore harinya, Lilly Wenda tetap dengan senyuman manis gadis Papua. Namun, dia tidak lagi diposisi depan, melainkan bergeser ke belakang. Petugas pembawa baki digantikan.
Upacara Hari Proklamasi Kemerdekaan RI 2023 menoreh cerita khusus.(uumsri/foto net)




















