BANJARMASIN aktualkalsel.com–“Mobil itu keren, disholawati dulu ah, biar nanti bisa membelinya, ikhtiar,” kalimat yang seolah Islami itu sering didengar.
Praktik riilnya adalah ketika mengidamkan sesuatu barang, lalu mengucapkan sholawat sambil mengelus atau mengusap barang tersebut. Agar nantinya bisa membeli atau mendapatkan barang dimaksud. Tindakan seperti ini sudah menggejala, di masyarakat kalangan muslimin.
Kapan awalnya dan apa dasarnya, serta benarkan itu sebagai ikhtiar yang Islami?
“Selain dalilnya tidak ada, para sahabat Rasulullah juga tidak pernah melakukan hal demikian,” ujar Ustadz H Riza Rahman Lc dalam ceramah di Masjid Al Jihad Kamis 30 Desember 2021 malam.
Bahkan, menurut ulama di Banjarmasin ini, kalau mengucapkan sholawat untuk Rasulullah hanya agar
mendapatkan benda benda anggaplah mahal, itu sama halnya sangat merendahkan nilai sholawat itu sendiri.
“Karena sholawat itu ibadah nilainya di sisi Alloh sangat tinggi, maknanya untuk keselamatan dunia dan akhirat,” jelas Ustadz Riza Rahman.
Sedangkan, mengsholawatkan benda benda yang sangat dihajadkan merupakan kepentingan duniawi semata.
“Sebaiknya tinggalkan saja bila itu sudah menjadi kebiasaan. Idealnya tidak usah dilakukan,” jelas dia.(uumsri)



















