TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Innalilahi Wainailaihi Rojiun. ” Om, satu lagi sabahat kita meninggal dunia. Menghadap Allah. Bang Edy Jutawan,” kata Rony Ganteng, driver Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar dengan mata berkaca-kaca, di pintu masuk utama kantor bupati, Jumat ( 23/7/2021 ) pagi.
Memiliki nama asli Edy Rahmat dan biasa dipanggil Edy Jutawan — oleh orang-orang dekatnya — meninggal dunia Jumat pagi, pukul 06.00 wita di RSU Ulin Banjarmasin karena sakit.
Kepergian Bang Edy Jutawan, membuat orang-orang terdekatnya kaget luar biasa. Lelaki bertubuh gempal itu begitu cepat meninggal. Padahal 11 hari lalu memimpin kegiatan penguburan almarhumah orang tuanya yang meninggal dunia.
” Orang tua beliau baru meninggal 11 Juli 2021 lalu,” kata Rony Ganteng yang sebelumnya mendapat kabar duka ini dari Mahyudin, salah satu sahabat Edy Jutawan, yang juga salah satu ajudan Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar.
Semasa hidupnya, Edy Rahmat dikenal sebagai sahabat yang menyenangkan. Humoris, dan selalu ceria.
” Ketika berkumpul dengan kami, pasti ada selalu candaan yang membuat kami selalu tersenyum,” ungkap Mahyudin sambil menahan tangis.
Bahkan dalam WA group, Edy Jutawan selalu membuat atau menulis kata-kata yang berisi candaan, dan membuat anggota tertawa ketika membacanya.
Yang pasti, atas meninggalnya Edy Jutawan dengan usia 55 tahun, membuat semua sahabatnya bersedih.
Sementara itu, bupati Tanah Bumbu Zairullah mengatakan, turut berduka cita atas meninggalnya Edy Jutawan.
” Umurnya sudah sampai. Dan secara pribadi ataupun selaku Bupati Tanah Bumbu saya mengucapkan duka cita mendalam,” kata bupati ketika sarapan pagi di ruang kerjanya, sebelum melakukan kunjungan kerja ke desa-desa.

DIKUBUR DI BANJARBARU
” Yang saya kenal dalam pergaulan sehari- hari, beliau orang baik dan selalu senyum dalam menghadapi berbagai masalah. Meskipun itu sulit,” kata Mahyudin.
Mahyuddin sendiri kemarin ikut serta menghantarkan Edy Jutawan ke tempat peristirahatannya terakhir di Banjarbaru.
Bagi sahabatnya, ada kalimat Edy Jutawan yang hingga kematiannya masih terngiang.
” Hidup ini singkat, nikmati saja. Jangan terlalu dipikirkan dengan semua masalah yang kita hadapi. Semuanya pasti akan segera berlalu. Dan, entah kapan pun kita bisa mati. Jadi nikmati hidup, selagi kita masih bernafas,” kata Edy Jutawan semasa hidupnya.
Salamat jalan Edy Jutawan. Semua sahabat semua merasa kehilanganmu. Canda tawamu selalu diingat.
Dan semuanya menyadiri, entah kapan dan dimanapun, saat waktunya tiba, kan kembali menghadap Allah Azza Wa Jalla. SKR/edwan
















