AMUNTAI , aktualkalsel.com — Sebanyak 1.236 santri Taman Pendidikan Al Qur’an(TPA) se- Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengikuti pelaksanaan Wisuda Santri Ke-32 dan Khataman Al Qur’an Ke-15 tahun 2021 yang digelar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten HSU di Ruang Induk Masjid Raya At Taqwa Amuntai, Minggu (12/12/2021)
Mengusung tema ” Generasi Islami adalah Generasi cinta Al Qur’an Menuju Indonesia Maju ” kegiatan ini dihadiri Plt Bupati HSU H Husairi Abdi, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU, Pembina LPP-TKA BKPRMI Kabupaten HSU, Dewan Perwakilan Wilayah BKPRMI Provinsi Kalimantan Selatan, Tokoh Masyarakat, Forkopimda serta Jajan DPD BKPRMI HSU dan para orang tua santri.
Plt Bupati HSU Husairi Abdi ketika mewisuda ribuan santri tersebut mengucapkan selamat sembari berpesan kepada para santri-santriwati agar dapat terus mencintai dan mengamalkan isi Al Qur’an.
“Semoga momen penting dan mengesankan ini akan dapat memacu anak-anak untuk lebih mencintai al-qur’an, memuliakan al-qur’an, gemar membaca, mendalami dan mengamalkan isi kandungan Al-quran dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nantinya anak-anakku semua menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah,” kata Husairi Abdi yang juga selaku ketua DPD BKPRMI Kabupaten HSU.

Dikatakannya, bahwa menjadi tanggung jawab bersama apalagi dalam memberikan pendidikan baca tulis al-qur’an dan penanaman nilai-nilai luhur dan akhlak mulia kepada anak-anak, yang mana orang tua dan ustaz-ustazah memiliki peran dan andil sangat besar dalam tersebut.
“Sehingga para orang tua, ustaz-ustazah diharuskan mampu mendorong dan menstimulasi para santri TKA/TPA melalui pendidikan baca tulis Al Qur’an sehingga mereka kelak menjadi anak-anak yang memiliki keimanan dan ketaqwaan,” tambahnya.
Husairi juga mengingatkan generasi muda saat ini, dihadapkan dengan berbagai problematika kehidupan, khususnya problematika yang bersifat negatif dan destruktif, seperti tindak kekerasan terhadap anak, eksploitasi terhadap anak, narkoba, dan lain-lain
“Karena itu, kita harus memiliki perhatian serius dan mewaspadainya sejak dini dengan menanamkan dan membekali mereka dengan nilai-nilai agama, al-qur’an
dan as-sunnah, mendidik dan membimbing mereka dengan penuh ketulusan,” katanya mengingatkan. dis/edwan



















