• Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
Sabtu, Juni 20, 2026
Menyajikan Berita Alternatif
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    potluck

    Potluck, Tradisi Botraman ala Diaspora Indonesia di Amerika yang Bikin Kangen Rumah

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    potluck

    Potluck, Tradisi Botraman ala Diaspora Indonesia di Amerika yang Bikin Kangen Rumah

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
No Result
View All Result
Menyajikan Berita Alternatif
No Result
View All Result
Home Daerah Banjarmasin

QrisRp78,- Saya pun Dungu

Aktual Kalsel by Aktual Kalsel
24 Agustus 2023
in Banjarmasin
0
QrisRp78,- Saya pun Dungu
Share on FacebookShare on Twitter

BANJARMASIN aktualkalsel.com–“Numpang lewat lah…”, tulis satu teman di grup wa. Disertai foto semangkuk mi ayam di banner duduk ber-caption: Pesta Kuliner Banua Rp78,- di Siring 0 Km Banjarmasin.

“Murce banget, pasti diserbu,” komentar anggota grup. Satu porsi mi tidak sampai Rp100,- harganya. Nyaris gratis ini namanya.

Itu tayangan wa pada Minggu 20 Agustus 2023 pagi. Saya ‘terprovokasi’ dan merapat kesana bersama kawan. Bukan di siring, tepatnya di halaman Kantor Gubernur yang terpisah jalan dengan titik 0 Km itu. Ada gapura pintu masuk yang dijaga beberapa anak muda milenial, plus dua papan tempelan barcod ukuran lumayan besar.

“Bayar masuknya bu Rp78 per orang,” sapa gadis berjilbab, satu dari rombongan milenial tadi.

Belum selesai saya memikirkan nominal Rp78,- yang harus dibayar dengan pecahan rupiah berapa, gadis tadi menambahkan: “Bayarnya pake Qris, tidak dengan uang, silakan foto barcod-nya,”.

Barcod juga qris saya tau itu item dari e-money, sistem transaksi tanpa uang tunai, cashless. Tetapi belum pernah melakoninya langsung. Apalagi sekadar untuk masuk area semacam bazar kuliner ini, yang jumlah stan-nya tergolong tidak banyak untuk ditampung di halaman kantor orang no 1 di Kalsel. Apa iya harus pake qris?

“Kami ga punya e-banking, bayar tunai ga boleh, ada solusinya? biar bisa kulineran di dalam,” tanya saya yang mulai menyadari gaptek betul.

Dia melongo, mengeluarkan hp, memofo barcod, lalu katanya:”Sudah bu, saya bantu pake punya saya, silakan masuk,”.
Artinya dia membayarkan untuk dua orang yang jumlahnya tidak sampai Rp200,-. Di belakang kami ada ibu ibu dengan kondisi gaptek sama. Tapi tidak bisa masuk, kata penjaga itu “limit saya terbatas”.

Di area Pesta Rakyat Banua lengang dengan stan kisaran 20, tetapi suasananya nyaman, banyak meja ala kafe disusun untuk pengunjung menikmati kuliner. Pemandangan pertama yang saya lihat adalah papan tempelan barcod cukup mencolok di setiap depan stan. Nah!

Oh iya, saya dan teman generasi lahir tahun 60-an awal. Harus digarisbawahi karena tahun kelahiran inilah yang ‘andil’ kenapa kami merasa agak gugup ketika melihat lambang barcod putih-hitam ada dimana mana, di bazar ini. Dungu rasanya. Terlebih setiap stan yang disinggahi menolak rupiah.

Awalnya, kami memutuskan ingin jadi penonton saja, duduk duduk, mengingat kuliner yang ada didominasi selera milineal seperti burger cs serta milkshake dan turunannya. Tetapi ketika lewat di stan yang menjual aneka kuliner Banjar seperti lontong, nasi kuning, pundut, lakatan bainti, gacicak and the gank, panggilan lapar unjuk rasa.

“Kalau e-banking tidak punya, qris percuma kan, rupiah tidak laku, adakah solusi lain,” saya bertanya pada pengelola stan, dia anak muda sepertinya mendampingi si pemilik yang seusia lansia.

“Cuma Qris,” anak muda itu menjawab. Klo si lansia itu jelas tidak mengerti juga sistem pembayaran orang ysng ingin membeli dagangannya.

Saya mencoba mencari para milenial yang bisa diajak barter: qris dia saya bayar dengan rupiah tunai. Ternyata tidak mudah juga selain tidak semua mereka yang punya e-banking familiar dengan sistem cashless ini sehingga tampak ribet, juga rata rata mereka menggunakan untuk berburu QrisRp78 yang tempo nya hanya satu jam. Mereka pindah dari satu stan ke yang lain, karena satu qris berlaku satu kali transaksi. Untuk pembelian senilai Rp25 ribu, cukup dibayar e-banking Rp78,-

Karena sudah tergoda dengan stan yang menjual kuliner khas Banjar tadi, saya telpon anak di rumah. Saya ceritakan tengah berada di zona bazar dimana uang rupiah di dompet tidak laku. Semuanya pake barcod, pake qris. Anak saya tertawa. Dia minta saya foto barcod lalu kirim ke hp nya.

“Nanti nembaknya dari rumah,” ujarnya.

Hahh! Nembak?!

Dalam hitungan tak sampai satu menit, anak saya mengirim capture pemotongan e-banking Rp78,-

“Mama tunjukan capture ini, inshaa Alloh transaksi oke,”.

Benar, untuk makanan yang kami pesan cukup bayarRp78,- by qris. Eitt, tunggu tunggu, ada kendala gaptek lagi. Ini lebih rumit, ternyata total belanjaan lewat Rp25 ribu, jadi harus membayar kelebihannya tadi. Dan, lagi lagi tak mau dibayar pake rupiah. Kali ini saya merasa gaptek tak bisa diajak kompromi. Saya langsung meletakan rupiah untuk membayar kelebihan tadi, lalu pergi. Sambil berlalu saya mendengar ada petugas dari perbank-an yang mengelola bazar ini mengingatkan pemilik stan untuk tidak menerima rupiah. Perduli apa, yang penting saya tidak meninggalkan hutang.

Sebagai seorang jurnalis walau produk era manual, sesungguhnya istilah barcod, qris maupun e-money sudah tidak asing. Tetapi, dalam praktik penggunaannya masih tak familiar. Selalu terselamatkan dengan situasi alternatif cash. Apalagi untuk membeli di satu bazar tergolong (maaf) receh, di Banjarmasin ini, tidak terpikir bakal berada dalam sistem cashless ini.

Entah-lah masih berapa banyak generasi seusia saya yang bakal berada di zona zona cashless ini di hari hari ke depan. Apakah mereka juga akan merasakan tidak hanya sekadar ribet, tetapi dungu!(umi sriwahyuni-aktualkalsel.com)

Previous Post

31 Pemuda Tani Tanah Bumbu Terima Dana Hibah Kompetitif Program YESS

Next Post

Kesaksian Yutuber Saat Badai di Masjidil Haram, Doa Inipun Berkumandang Jelang Azan Magrib

Aktual Kalsel

Aktual Kalsel

Next Post
Kesaksian Yutuber Saat Badai di Masjidil Haram, Doa Inipun Berkumandang Jelang Azan Magrib

Kesaksian Yutuber Saat Badai di Masjidil Haram, Doa Inipun Berkumandang Jelang Azan Magrib

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hendra Wardani, SE, MM : BPKAD Tanah Bumbu Realisasikan Gaji 13 dan TPP 13 bagi ASN dan PPPK (PNS dan P3K) pada 1 Juni 2024

15 Mei 2024
ratusan penghafal al-quran

Keberhasilan Program SDSM Ratusan Penghafal Al-Quran Muncul sebagai Bukti Nyata

7 Juni 2023
Duka Mendalam, Jelang Terima Penghargaan di Bogor, Guru Banjarbaru Ini Meninggal

Duka Mendalam, Jelang Terima Penghargaan di Bogor, Guru Banjarbaru Ini Meninggal

3 Januari 2023
Penomena ‘Botol Sirup’ Merah di Banjarmasin, Benarkah Kiat Mengusir Kotoran Binatang?

Penomena ‘Botol Sirup’ Merah di Banjarmasin, Benarkah Kiat Mengusir Kotoran Binatang?

6 September 2022
km 171

Perbaikan Kerusakan Jalan Nasional KM 171: Pemkab Tanbu Berupaya Maksimal

0
Lomba Menu B2SA

Lomba Menu B2SA Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023

0
MTQ Tingkat Kecamatan

Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Angsana XIX Tahun 2023 Berlangsung Meriah

0
pemilu serentak 2024

Kecamatan Angsana Siap Amankan Pemilu Serentak 2024

0
Marsudi Syuhud di Mukerda MUI Kalsel 2026: Setiap Periode ada Legacy Bermanfaat bagi Pemerintah & Ummat

Marsudi Syuhud di Mukerda MUI Kalsel 2026: Setiap Periode ada Legacy Bermanfaat bagi Pemerintah & Ummat

15 Juni 2026
Perdana  Majelis Taklim Syayyidah Khadijah di Masjid Sabilal  Banjarmasin, Jamaah Membludak

Perdana  Majelis Taklim Syayyidah Khadijah di Masjid Sabilal Banjarmasin, Jamaah Membludak

7 Juni 2026
Public Communication Summit 2026, Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Era Digital

Public Communication Summit 2026, Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Era Digital

5 Juni 2026
Ombudsman RI Sosialisasikan Peran dan Pengawasan Pelayanan Publik di MPP Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Fasilitasi Pelatihan Digital Marketing, UMKM Siap Menembus Pasar Lebih Luas

5 Juni 2026

Recent News

Marsudi Syuhud di Mukerda MUI Kalsel 2026: Setiap Periode ada Legacy Bermanfaat bagi Pemerintah & Ummat

Marsudi Syuhud di Mukerda MUI Kalsel 2026: Setiap Periode ada Legacy Bermanfaat bagi Pemerintah & Ummat

15 Juni 2026
Perdana  Majelis Taklim Syayyidah Khadijah di Masjid Sabilal  Banjarmasin, Jamaah Membludak

Perdana  Majelis Taklim Syayyidah Khadijah di Masjid Sabilal Banjarmasin, Jamaah Membludak

7 Juni 2026
Public Communication Summit 2026, Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Era Digital

Public Communication Summit 2026, Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Era Digital

5 Juni 2026
Ombudsman RI Sosialisasikan Peran dan Pengawasan Pelayanan Publik di MPP Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Fasilitasi Pelatihan Digital Marketing, UMKM Siap Menembus Pasar Lebih Luas

5 Juni 2026
Menyajikan Berita Alternatif

© 2001 Aktual Kalsel

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim

© 2001 Aktual Kalsel