BANJARMASIN aktualkalsel.com—Sepekan sudah diberlakukan arus dua arah lalu lintas di atas jembatan Jl Sulawesi Banjarmasin Tengah tidak jauh dari Masjid Jami. Dampaknya terjadi kepadatan merayap di atas jembatan tersebut puncaknya pada pagi dan sore saat warga berangkat dan pulang kerja.
Arus yang datang dari Jl Sulawesi atau dari Masjid Jami Banjarmasin bertemu dan memenuhi badan jembatan tersebut berjam jam. Apalagi banyak warga yang datang dari arah Jl Sulawesi dan Kampung Arab yang hendak menuju Pasar Lama terpaksa harus menaiki jembatan kemudin berputar di depan Masjid Jami, naik jembatan yang sama lagi baru masuk pasar.
Walau setiap jam sibuk itu dikawal oleh banyak petugas dinas perhubungan dan aparat polisi namun keruwetan tetap tidak bisa dihindarkan.
Pemberlakuan dua arus lalu lintas di atas jembatan ini akan berlangsung beberapa pekan lamanya seiring dengan pembangunan jembatan kecil yang ada disampingnya karena memang dirancang sebagai ‘jembatan kembar’. Jembatan yang ada sekarang diperuntukan bagi kendaraan yang datang dari arah Jl Sulawesi menuju Sungai Jingah dan Sultan Adam sedangkan jembatan baru untuk arus sebaliknya.(uumsri)
















