• Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
Rabu, Juli 8, 2026
Menyajikan Berita Alternatif
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    potluck

    Potluck, Tradisi Botraman ala Diaspora Indonesia di Amerika yang Bikin Kangen Rumah

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    potluck

    Potluck, Tradisi Botraman ala Diaspora Indonesia di Amerika yang Bikin Kangen Rumah

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
No Result
View All Result
Menyajikan Berita Alternatif
No Result
View All Result
Home Daerah Tanah Bumbu

Program Detak Detik Disdukcapil Diikuti 92 Desa se-Tanah Bumbu, Gento : Sehari 200-300 Dokumen Mengalir

Aktual Kalsel by Aktual Kalsel
26 Desember 2022
in Tanah Bumbu
0
Program Detak Detik Disdukcapil Diikuti 92 Desa se-Tanah Bumbu, Gento : Sehari 200-300 Dokumen Mengalir
Share on FacebookShare on Twitter

TANAH BUMBU, aktualkalsel.com –
Inovasi baru program Detak Detik yang diluncurkan Disdukcapil Tanah Bumbu awal November lalu, sudah diikuti 92 desa. Artinya, mereka sudah menggunakan aplikasi ini.

” Setiap hari sebanyak 200-300 dokumen yang mengalir ke tempat kami,” kata Kadisdukcapil Tanah Bumbu Gento Hariyadi kepada aktualkalsel.com dan radio-swarabersujud.com, beberapa hari lalu,

Program Detak-Detik atau dikenal dengan kepanjangan Desa Tertib Administrasi Kependudukan dan Dengan Teknologi Informasi Komunikasi, menurut Gento, inovasi ini diluncurkan dalam rangka mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) ke masyarakat dengan cara membuka lapak atau tempat layanan di seluruh desa dan kelurahan di Bumi Bersujud.

Dengan adanya aplikasi Detak Detik ini, masyarakat sangat diuntungkan . ” Dinilai dari segi ekonomis, efektivitas, efesiensi mereka untung, karen tidak perlu datang lagi ke Disdukcapil untuk antri berlama-lama” ungkapnya.

Cara kerja dari Detak-Detik adalah masyarakat datang ke kelurahan atau desa. Kemudian operator desa mengupload data dukung persyaratan yang diperlukan, lalu dikirim ke Disdukcapil Tanah Bumbu.

Selanjutnya Disdukcapil melakukan verifikasi data tersebut, dan dilakukan penginputan data di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Setelah jadi, maka dokumen tersebut dikirim via e-mail (surat elektronik) oleh Disdukcapil ke Desa atau Kelurahan.
Desa menerima dokumen dalam bentuk portable document format (PDF).
” Dan PDF ini berbasis weblink, produksi anak bangsa, termasuk orang Disdukcapil sendiri,” kata Gento.

Sebelum ada inovasi Detak Detik, dalam rangka meningkatkan pelayanan, kepada masyarakat, Disdukcapil ada membuat program yang dinamakan Sikadal ( Sisir Kawasan Pedalaman ).

Namun program ini tidak berhasil, meski mereka sudah melakukan jemput bola. ” Kami dari door to door , kami ngamen dari desa ke desa, dari kecamatan dan sampai daerah perbatasan. Namun hasilnya tidak maksimal, sehingga munculah program Detak Detik,” demikian Gento. Desy/Edwan

Program Detak Detik Disdukcapil Diikuti 92 Desa se-Tanah Bumbu, Gento : Sehari 200-300 Dokumen Mengalir

TANAH BUMBU, aktualkalsel.com –
Inovasi baru program Detak Detik yang diluncurkan Disdukcapil Tanah Bumbu awal November lalu, sudah diikuti 92 desa. Artinya, mereka sudah menggunakan aplikasi ini.

” Setiap hari sebanyak 200-300 dokumen yang mengalir ke tempat kami,” kata Kadisdukcapil Tanah Bumbu Gento Hariyadi kepada aktualkalsel.com dan radio-swarabersujud.com, beberapa hari lalu,

Program Detak-Detik atau dikenal dengan kepanjangan Desa Tertib Administrasi Kependudukan dan Dengan Teknologi Informasi Komunikasi, menurut Gento, inovasi ini diluncurkan dalam rangka mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) ke masyarakat dengan cara membuka lapak atau tempat layanan di seluruh desa dan kelurahan di Bumi Bersujud.

Dengan adanya aplikasi Detak Detik ini, masyarakat sangat diuntungkan . ” Dinilai dari segi ekonomis, efektivitas, efesiensi mereka untung, karen tidak perlu datang lagi ke Disdukcapil untuk antri berlama-lama” ungkapnya.

Cara kerja dari Detak-Detik adalah masyarakat datang ke kelurahan atau desa. Kemudian operator desa mengupload data dukung persyaratan yang diperlukan, lalu dikirim ke Disdukcapil Tanah Bumbu.

Selanjutnya Disdukcapil melakukan verifikasi data tersebut, dan dilakukan penginputan data di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Setelah jadi, maka dokumen tersebut dikirim via e-mail (surat elektronik) oleh Disdukcapil ke Desa atau Kelurahan.
Desa menerima dokumen dalam bentuk portable document format (PDF).
” Dan PDF ini berbasis weblink, produksi anak bangsa, termasuk orang Disdukcapil sendiri,” kata Gento.

Sebelum ada inovasi Detak Detik, dalam rangka meningkatkan pelayanan, kepada masyarakat, Disdukcapil ada membuat program yang dinamakan Sikadal ( Sisir Kawasan Pedalaman ).

Namun program ini tidak berhasil, meski mereka sudah melakukan jemput bola. ” Kami dari door to door , kami ngamen dari desa ke desa, dari kecamatan dan sampai daerah perbatasan. Namun hasilnya tidak maksimal, sehingga munculah program Detak Detik,” demikian Gento. Desy/Edwan

Program Detak Detik Disdukcapil Diikuti 92 Desa se-Tanah Bumbu, Gento : Sehari 200-300 Dokumen Mengalir

TANAH BUMBU, aktualkalsel.com –
Inovasi baru program Detak Detik yang diluncurkan Disdukcapil Tanah Bumbu awal November lalu, sudah diikuti 92 desa. Artinya, mereka sudah menggunakan aplikasi ini.

” Setiap hari sebanyak 200-300 dokumen yang mengalir ke tempat kami,” kata Kadisdukcapil Tanah Bumbu Gento Hariyadi kepada aktualkalsel.com dan radio-swarabersujud.com, beberapa hari lalu,

Program Detak-Detik atau dikenal dengan kepanjangan Desa Tertib Administrasi Kependudukan dan Dengan Teknologi Informasi Komunikasi, menurut Gento, inovasi ini diluncurkan dalam rangka mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) ke masyarakat dengan cara membuka lapak atau tempat layanan di seluruh desa dan kelurahan di Bumi Bersujud.

Dengan adanya aplikasi Detak Detik ini, masyarakat sangat diuntungkan . ” Dinilai dari segi ekonomis, efektivitas, efesiensi mereka untung, karen tidak perlu datang lagi ke Disdukcapil untuk antri berlama-lama” ungkapnya.

Cara kerja dari Detak-Detik adalah masyarakat datang ke kelurahan atau desa. Kemudian operator desa mengupload data dukung persyaratan yang diperlukan, lalu dikirim ke Disdukcapil Tanah Bumbu.

Selanjutnya Disdukcapil melakukan verifikasi data tersebut, dan dilakukan penginputan data di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Setelah jadi, maka dokumen tersebut dikirim via e-mail (surat elektronik) oleh Disdukcapil ke Desa atau Kelurahan.
Desa menerima dokumen dalam bentuk portable document format (PDF).
” Dan PDF ini berbasis weblink, produksi anak bangsa, termasuk orang Disdukcapil sendiri,” kata Gento.

Sebelum ada inovasi Detak Detik, dalam rangka meningkatkan pelayanan, kepada masyarakat, Disdukcapil ada membuat program yang dinamakan Sikadal ( Sisir Kawasan Pedalaman ).

Namun program ini tidak berhasil, meski mereka sudah melakukan jemput bola. ” Kami dari door to door , kami ngamen dari desa ke desa, dari kecamatan dan sampai daerah perbatasan. Namun hasilnya tidak maksimal, sehingga munculah program Detak Detik,” demikian Gento. Desy/Edwan

Previous Post

SBY ‘Pamer’ Lukisan Senja Kota Bandung, Nitizen: Presiden Multitalenta

Next Post

Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie : Wartawan Harus Menjaga Etika dan Moral, Karena Bisa Merusak Profesi

Aktual Kalsel

Aktual Kalsel

Next Post
Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie : Wartawan Harus Menjaga Etika dan Moral, Karena Bisa Merusak Profesi

Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie : Wartawan Harus Menjaga Etika dan Moral, Karena Bisa Merusak Profesi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hendra Wardani, SE, MM : BPKAD Tanah Bumbu Realisasikan Gaji 13 dan TPP 13 bagi ASN dan PPPK (PNS dan P3K) pada 1 Juni 2024

15 Mei 2024
ratusan penghafal al-quran

Keberhasilan Program SDSM Ratusan Penghafal Al-Quran Muncul sebagai Bukti Nyata

7 Juni 2023
Duka Mendalam, Jelang Terima Penghargaan di Bogor, Guru Banjarbaru Ini Meninggal

Duka Mendalam, Jelang Terima Penghargaan di Bogor, Guru Banjarbaru Ini Meninggal

3 Januari 2023
Penomena ‘Botol Sirup’ Merah di Banjarmasin, Benarkah Kiat Mengusir Kotoran Binatang?

Penomena ‘Botol Sirup’ Merah di Banjarmasin, Benarkah Kiat Mengusir Kotoran Binatang?

6 September 2022
km 171

Perbaikan Kerusakan Jalan Nasional KM 171: Pemkab Tanbu Berupaya Maksimal

0
Lomba Menu B2SA

Lomba Menu B2SA Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023

0
MTQ Tingkat Kecamatan

Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Angsana XIX Tahun 2023 Berlangsung Meriah

0
pemilu serentak 2024

Kecamatan Angsana Siap Amankan Pemilu Serentak 2024

0
Dr. Anhar Yani, SE, MM Audiensi dengan Bupati Tabalong

Dr. Anhar Yani, SE, MM Audiensi dengan Bupati Tabalong

28 Juni 2026
Raperda Perizinan Berbasis Risiko Resmi Disetujui DPRD Tanah Bumbu

Raperda Perizinan Berbasis Risiko Resmi Disetujui DPRD Tanah Bumbu

26 Juni 2026

Test XMLRPC 639179401703808802

25 Juni 2026
Posyandu Tanah Bumbu Bertransformasi, Dari Layanan Kesehatan ke Pusat Pelayanan Publik

Posyandu Tanah Bumbu Bertransformasi, Dari Layanan Kesehatan ke Pusat Pelayanan Publik

24 Juni 2026

Recent News

Dr. Anhar Yani, SE, MM Audiensi dengan Bupati Tabalong

Dr. Anhar Yani, SE, MM Audiensi dengan Bupati Tabalong

28 Juni 2026
Raperda Perizinan Berbasis Risiko Resmi Disetujui DPRD Tanah Bumbu

Raperda Perizinan Berbasis Risiko Resmi Disetujui DPRD Tanah Bumbu

26 Juni 2026

Test XMLRPC 639179401703808802

25 Juni 2026
Posyandu Tanah Bumbu Bertransformasi, Dari Layanan Kesehatan ke Pusat Pelayanan Publik

Posyandu Tanah Bumbu Bertransformasi, Dari Layanan Kesehatan ke Pusat Pelayanan Publik

24 Juni 2026
Menyajikan Berita Alternatif

© 2001 Aktual Kalsel

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim

© 2001 Aktual Kalsel