BANJARMASIN aktualkalsel.com–Pernah sangat populer belasan tahun laku di kalangan ibu ibu masyarakat Banjar, kuliner dengan nama salah satu persenjataan perang ini kini kembali viral setelah proses memasaknya ditayangkan satu akun media sosial antara lain dibagikan oleh siin fb putri purnama.
Dijuluki menu ‘masak bom’ belasan tahun lalu menjadi menu favorit acara jamuan makan untuk tetangga seperti arisan atau yasinan. Proses memasaknya yang unik membuat tayangan di medsos itu menjadi kembali menjadi viral.
“Iya sempat ibu ibu yasinan kemaruk menyajikan ‘masakan bom’ ini kalau ada hajad. Termasuk saya,” ujar Yuyun kepada aktualkalsel.com Minggu 19 Mei 2024.
Menurutnya, kala itu, dia membuat sendiri masakan tersebut dan memang penuh sensasi karena puncak proses memasaknya panci berisi daging yang digunakan akan mengeluarkan bunyi ledakan dan berapi.
“Seperti di tayangan medsos itu, tutup panci bisa terangkat, disertai bunyi ledakan bom dan berapi di dalam,” ujarnya.
Proses inilah yang bisa membuat juru masaknya jantungan dan biasanya waspada dan cepat menghindar dari tungku.
Menurut anggota kelompok yasinan di kawasan Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin Tengah ini, sebenarnya kuliner ‘masak bom’ ini sajiannya mirip perpaduan antara bumbu masak habang (merah) yang khas Banjar itu dengan redang padang. Bedanya, di proses akhirnya, di dalam panci berisi daging yang sudah matang itu dimasukan satu piring kayu arang yang sudah jadi bara berapi.
Nah ketika dimasukan di dalam panci yang masih di atas tungku itu api arang bertemu dengan permukaan masakan yang berminyak hingga menyala api dan terdengar bunyi letupan bom.
“Karena posisi panci harus cepat ditutup kembali begitu bara arang masuk,” jelasnya.
Proses ledakan ala bom justru yang membuat kuliner khas Banjar ini rasanya lebih kuat.
“Aroma dan rasanya ada smoki smoki nya seperti sate itu,” ujarnya.(uumsri/foto tangkapan layar)



















