TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — PLT Kadis PUPR Kabupaten Tanah Bumbu Subhansyah, Jumat ( 2/7/2021 ) siang, sowan kepada Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Supiansyah, yang akrab dipanggil H.UPI.
Kedatangan Subhansyah ke kantor DPRD, dan menghadap ketua dewan, dalam rangka silaturahmi dan minta arahan dari H.UPI, soal pelaksanaan pembangunan Tanah Bumbu yang berkaitan dengan dinas PUPR.
Dalam pembicaraan Subhansyah dan H.UPI, juga terungkap beberapa kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan kedepannya.
Misalnya, pembangunan rumah tahfidz, pintu gerbang, dan bundaran dalam menunjang Tanah Bumbu menjadi Kota Serambi Madinah.
Sebagai kota yang terus berkembang dan lebih maju, menurut H. UPI, Tanah Bumbu harus memiliki ciri khas. Yang paling monomental untuk dilakukan adalah pembangunan pintu gerbang dan bundaran.
Untuk pintu gerbang saja misalnya, Tanah Bumbu, perbatasan dengan Kotabaru saja tidak punya. Tapi Kotabaru punya pintu gerbang.
Demikian juga pintu gerbang yang berbatasan dengan Peleihari, harus dibangun kembali.
Bundaran, saat ini Tanah Bumbu tidak punya bundaran yang representatif. Idealnya dibangun di Simpang Empat.
Namun kendalanya, Pemkab Tanah Bumbu secara bertahap atau sekaligus membebaskan areal di sana.
” Rumah- rumah di daerah itu harus dibebaskan, jika ingin dibangun bundaran. Dan jika itu terealisasi, maka masjid yang ada di sekitar itu akan terlihat megah,” kata H.UPI.
Menurut perhitungan dari DPRD setempat diperlukan dana Rp40 miliar.
H.UPI menegaskan, pembangunan Tanah Bumbu dimulai dari Zairullah , saat menjabat bupati pertama, maka untuk menyempurnakannya, Zairullah jugalah yang kembali menatanya.
Kepada H.UPI, Subhansyah mengatakan, pintu gerbang yang berbatasan dengan Peleihari akan dibangun dan diusulkan pada anggaran perubahan.
Sedangkan pintu gerbang yang berbatasan dengan Kotabaru akan diusulkan pada tahun anggaran 2022 mendatang. SKR/Edwan
















