BATULICIN, aktuakalsel.com — Calon bupati Kabupaten Tanah Bumbu nomor urut 3 Zairullah Azhar menjawab isu ajakan jangan memilih dirinya pada pilkada 9 Desember 2020 mendatang karena dianggap sudah tua.
” Banyak isu mengenai saya yang tidak benar. Dan ajakan untuk tidak memilih saya dengan alasan sudah tua,” demikian Zairullah ketika melakukan sosialisasi dengan masyarakat Desa Muara Pagatan Tengah, Selasa ( 27/10/2020 ).
Menurut Zairullah, ini isukan yang tidak cerdas, karena untuk menjadi pemimpin bukan dilihat dari tua atau muda. Tapi dilihat kemampuan dan kecerdasan , pengalaman dalam pemerintahan dan politik.
Dibanding lawan politiknya, paslon ZR lebih berpengalaman dalam pemerintahan dan politik.
” Lebih baik memilih yang tua, tapi berpengalaman, dibanding dengan yang muda. Yang hanya bisa mengeruk kekayaan pribadi dan keluarga,” kata Zairullah.
Selama menjadi penjabat bupati dan bupati periode 2003-2010, hingga purna tugas Zairullah, tidak menambang, tidak mengeruk kekayaan pribadi di daerah yang dipimpinnya.
Menurut Andi Neni, yang menyertai kunjungan Zairullah desa, hingga purna tugas ayah ribuan anak yatim itu tidak kaya-raya.
Beda dengan penggantinya. Kaya-raya, luar biasa. ” Tidak perlu disebut, siapa orangnya,” kata Andi Neni.
Jika pengusaha jadi penguasa, maka yang dipikirkan hanya bagaimana kekayaannya semakin bertambah, tidak memikirkan bagaimana usaha masyarakat lancar dan maju.
Semua usaha di Tanah Bumbu dimonopoli sehingga masyarakat nyaris tidak bisa berusaha lagi . SKR/Edwan



















