• Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
Senin, Mei 4, 2026
Menyajikan Berita Alternatif
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    potluck

    Potluck, Tradisi Botraman ala Diaspora Indonesia di Amerika yang Bikin Kangen Rumah

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Lima  Fakta Seputar Keracunan MBG di Martapura, Selain Mengandung Bakteri E.Coli Tinggi 

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    Tanah Bumbu – Banjarmasin, Travel Lebih Suka Lewat Jalan Alternatif

    potluck

    Potluck, Tradisi Botraman ala Diaspora Indonesia di Amerika yang Bikin Kangen Rumah

    Shooting More than 40 Years of New York’s Halloween Parade

    Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know

    Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim
No Result
View All Result
Menyajikan Berita Alternatif
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pegiat Perempuan Gempar, Rilis Kalsel Tertinggi Angka Pernikahan Anak

Aktual Kalsel by Aktual Kalsel
8 Maret 2021
in Uncategorized
0
Pegiat Perempuan Gempar, Rilis Kalsel Tertinggi Angka Pernikahan Anak
Share on FacebookShare on Twitter

BANJARMASIN aktualkalsel.com– Kalangan pegiat perempuan di Kalsel gempar mendengar data pernikahan anak yang dirilis pihak Kementrian Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (kemen PPPA) pertengahan oFebruari 2021.

Angka pernikahan anak yang diurai Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA Lenny Rosalin itu adalah Kalimantan Selatan menduduki peringkat teratas.

“Kondisi perkawinan anak di Indonesia kalau dilihat datanya, pada 2017 Kalimantan Selatan tertinggi,” ujar Lenny Rosalin dalam Rakor Pencegahan Perkawinan Anak secara daring, Senin (15/2/2021).

Bahkan data itu merinci klasifikasi usia yaitu kisaran Sepertiga di bawah 15 tahun, sepertiga 16 tahun, sepertiga lagi 17 tahun.

Peringkat itu, ujar Lenny, sempat menurun selama dua tahun kemudian, namun Kalsel bertengger lagi di urutan pertama pada 2019.

Sontak data yang yang disodorkan Lenny ini membuat kalangan pegiat perempuan daerah ini beramai ramai membahasnya dalam diskusi grup grup media sosial. Ditinjau dari berbagai faktor penyebab seperti ekonomi dan agama yang menggiring banyaknya remaja usia di bawah 18 tahun melakukan pernikahan.

Di grup whatsApp Puspa Kalsel –dibawah naungan Kemen PPPA– bahkan menggulirkan isu ini sampai beberapa hari paska dirilisnya data itu oleh pihak Kemen PPPA. Rata rata di grup yang beranggotakan para pentolan dari berbagai organisasi perempuan di Kalimantan Selatan menyatakan keprihatinannya sekaligus sebagai tantangan untuk menggencarkan sosialisasi serta edukasi seputar dampak pernikahan anak antara lain terhadap kesehatan reproduksi.

Grup pegiat perempuan lainnya di luar Puspa Kalsel, ada Muslimah Banua yang juga menggelar diskusi daring kalangan anggotanya tentang pernikahan anak ditinjau dari Islam. Adalah Chairunnisa Skep, Ns seorang praktisi kesehatan dan pemerhati masalah perempuan dan anak dari Banjarmasin menjadi narasumber tunggal.

Chairunnisa menyebut ada banyak faktor penyebab pernikahan anak seperti faktor ekonomi orang tua juga yang tidak kalah banyaknya adala karena faktor ‘kecelakaan’ hamil di luar nikah akibat pergaulan bebas.

Bahkan dia menyebut, pergaulan bebas di kalangan remaja dan anak sudah sampai pada kategori darurat. Ini, menurut dia, bukan hanya kelalaian orangtua dalam mendidik anak dalam menanamkan nilai nilai agama tetapi juga karena pengaruh liberalisme yang masuk dalam pergaulan anak.

“Pergaulan bebas yang mengarah seks bebas sudah dianggap hal biasa, ditambah maraknya tontonan pemicu berkembangnya birahi remaja. Juga dianggap bukan terlarang,” ujarnya.

Jadi menurut dia, solusi mengatasi dampak pernikahan anak ini bukan semata melakukan pembatasan usia oleh pemerintah, tetapi yang lebih penting itu memarangi faktor penyebabnya.

“Kalau penyebabnya faktor ekonomi keluarga maka diatasi dengan upaya memperbaiki ekonominya. Begitu juga karena seks bebas maka yang diberantas itu yaa menerapkan hukum yang melarang itu. Kalau Islam sudah sangat jelas hukum bagi pelaku seks bebas itu apa. Tanpa memberantas faktor penyebabnya mustahil bisa mengatasi dampak yang ditimbulkan pernikahan anak ini,” ujarnya.

Tentang semakin lemahnya penerapan agama sebagai salah satu faktor terjadinya pernikahan anak ini, Kepala Dinas PPPA Kalsel Husnul Khatimah menyatakan sependapat.

“Iya, Faktor utama pendorongnya karena ekonomi dan pergaulan bebas. Tetapi ini bukan lantaran dari anaknya melainkan karena kurang nya kepedulian, pengawasan dan pengasuhan orangtua dari aspek agama. Istilahnya ada kondisi pembiaran dari orangtua terhadap pergaulan bebas sang
anak,” jelas Husnul. (uumsri)

Previous Post

Begitu Sederhananya Sukamta, Naik Sepeda Motor dan Sendal Jepit

Next Post

Sukamta dan Zulfadli Gazali Hadiri Kuliah Umum AMNUS Banjarmasin

Aktual Kalsel

Aktual Kalsel

Next Post
Sukamta dan Zulfadli Gazali Hadiri Kuliah Umum AMNUS Banjarmasin

Sukamta dan Zulfadli Gazali Hadiri Kuliah Umum AMNUS Banjarmasin

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Hendra Wardani, SE, MM : BPKAD Tanah Bumbu Realisasikan Gaji 13 dan TPP 13 bagi ASN dan PPPK (PNS dan P3K) pada 1 Juni 2024

15 Mei 2024
ratusan penghafal al-quran

Keberhasilan Program SDSM Ratusan Penghafal Al-Quran Muncul sebagai Bukti Nyata

7 Juni 2023
Duka Mendalam, Jelang Terima Penghargaan di Bogor, Guru Banjarbaru Ini Meninggal

Duka Mendalam, Jelang Terima Penghargaan di Bogor, Guru Banjarbaru Ini Meninggal

3 Januari 2023
Penomena ‘Botol Sirup’ Merah di Banjarmasin, Benarkah Kiat Mengusir Kotoran Binatang?

Penomena ‘Botol Sirup’ Merah di Banjarmasin, Benarkah Kiat Mengusir Kotoran Binatang?

6 September 2022
km 171

Perbaikan Kerusakan Jalan Nasional KM 171: Pemkab Tanbu Berupaya Maksimal

0
Lomba Menu B2SA

Lomba Menu B2SA Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023

0
MTQ Tingkat Kecamatan

Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Angsana XIX Tahun 2023 Berlangsung Meriah

0
pemilu serentak 2024

Kecamatan Angsana Siap Amankan Pemilu Serentak 2024

0
Andi Irmayani Rudi Latif Tekankan Inovasi dan Solidaritas untuk Pembangunan Daerah pada Pengukuhan Pengurus DWP Unit Satpol PP dan Damkar

Andi Irmayani Rudi Latif Tekankan Inovasi dan Solidaritas untuk Pembangunan Daerah pada Pengukuhan Pengurus DWP Unit Satpol PP dan Damkar

2 Mei 2026
B2SA Berbasis Pangan Lokal, Langkah Tanah Bumbu Tingkatkan Kualitas SDM

B2SA Berbasis Pangan Lokal, Langkah Tanah Bumbu Tingkatkan Kualitas SDM

2 Mei 2026
Ada Balon Ungu, Posyandu Antasan Indah Buka Pelayanan di Hari Istimewa

Ada Balon Ungu, Posyandu Antasan Indah Buka Pelayanan di Hari Istimewa

29 April 2026
Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

29 April 2026

Recent News

Andi Irmayani Rudi Latif Tekankan Inovasi dan Solidaritas untuk Pembangunan Daerah pada Pengukuhan Pengurus DWP Unit Satpol PP dan Damkar

Andi Irmayani Rudi Latif Tekankan Inovasi dan Solidaritas untuk Pembangunan Daerah pada Pengukuhan Pengurus DWP Unit Satpol PP dan Damkar

2 Mei 2026
B2SA Berbasis Pangan Lokal, Langkah Tanah Bumbu Tingkatkan Kualitas SDM

B2SA Berbasis Pangan Lokal, Langkah Tanah Bumbu Tingkatkan Kualitas SDM

2 Mei 2026
Ada Balon Ungu, Posyandu Antasan Indah Buka Pelayanan di Hari Istimewa

Ada Balon Ungu, Posyandu Antasan Indah Buka Pelayanan di Hari Istimewa

29 April 2026
Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

29 April 2026
Menyajikan Berita Alternatif

© 2001 Aktual Kalsel

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Daerah
    • Kalsel
      • Tanah Bumbu
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Batola
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tanah Laut
    • Kaltim

© 2001 Aktual Kalsel