BANJARMASIN aktualkalsel.com–Sedih juga bahagia, bukan hanya dialami orangtua Malika begitu pihak kepolisian menemukan bocah 6 tahun itu setelah diculik di rumahnya 20 hari lalu. Rasa itu juga dirasakan masyarakat yang mengetahui adanya penculikan di kawasan Gunung Sahari Jakarta Pusat pertengahan Desember 2022.
Oni, ibu korban memeluk putrinya yang berusia 6 tahun itu sambil sesegukan begitu dipertemukan untuk pertama kalinya pada Selasa 3 Januari 2023 dinihari. Malika tampak ketakutan dan lusuh mengingat selama dalam penculikan dia disembunyikan pelaku dalam gerobak sambil dibawa memulung.
Sementara si penculik yang bernama Iwan itu ditahan pihak Polres Tanggerang Selatan wilayah dimana polisi melakukan pengepungan terhadap Iwan yang tengah mendorong gerobak yang berisi Malika. Iwan ternyata seorang residivis atas kasus pencabulan. Catatan kejahatan itulah polisi kemudian membawa Malika ke rumah sakit untuk diperiksa fisik dan jiwanya.
Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini menemukan dugaan kekerasan fisik terhadap Malika Anastasya yang jadi korban penculikan.
Mengutip berita CNN Indonesia, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebut dari hasil visum sementara di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, ditemukan sejumlah luka fisik di tubuh Malika diduga akibat disentil hingga ditendang oleh pelaku selama diculik.
Ucapan alhamdulillah pun banyak ditulis nitizen begitu mengetahui Malika terhindar sebagai korban kekerasan seksual selama dalam kekuasaan penculik.
Malika diculik di rumahnya oleh Iwan yang beberapa pekan sebelumnya menyamar sebagai pelanggan di warung minuman teh milik orangtua Malika di kampung kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (uumsri/foto net)




















