BANJARMASIN aktualkalsel.com–Inilah Aksar, pria warga Kota Balikpapan, Kaltim, yang sempat jadi ‘buronan’ nitizen Banjar, karena dianggap sangat menghina suku di Kalimantan Selatan ini dengan mengatakan: orang Banjar pemalas!
Tidak tanggung tanggung menghinanya yaitu terbuka di podcast nya Kang Dedi Mulyadi (KDM) gubernur Jawa Barat itu.
Di Podcast KDM yang mulai tayang Kamis 23 Juli 2025 itu, Aksar yang sejari harinya supir truk sawit di satu perusahaan di Kaltim itu, pada menit ke 2.28 detik secara gamblang mengatakan bahwa orang Banjar itu pemalas.
“Orang Banjar malas,” ujarnya dua kali.
“Malas ya” KDM menimpali seolah hendak memastikan tuduhan negatif Aksar tadi.
Bagian dialog itu kemuduan viral di medsos, nitizen Kalsel berang dan mulai memburon Aksar yang dianggap telah melakukan penghinaan SARA. Merasa terpojok, selang dua hari tayang, disebuah tayangan pendek nitizen tampak pria tersebut diciduk warga dan lalu meminta maaf.
Ujaran ‘orang Banjar malas’ oleh Aksar ini dipicu pertanyaan KDM tentang kondisi pekerja dan harga bahan pokok seperti beras di daerah tamu podcast nya itu. Aksar lantas mengatakan klo harga beras memang lebih mahal dari di Jawa karena beras banyak didatangkam dari Jawa, Mataram termasuk Sunda.
“Petani banyak tetapi mayoritas orang Jawa dan Sunda, klo lokal jarang, mereka malas jadi petani. Apalagi orang Banjar, malas,” ujarnya.
Tentang Aksar bisa sampai ke Podcast KDM, karrna permjntaan sang istri yang lagi hamil dan ngidam air sisa yang diminum gubernur Jawa Barat tersebut. Mendengar pengakuan itu, KDM langsung mengambil satu botol air mineral
ukuran medium lalu meminumnya seteguk. Sisanya diberikan ke Aksar untuk sang istri yang ngidam.(uumsri/foto net)


















