BANJARMASIN aktualkalsel.com– Murid Taman Kanak Kanak (TK) Budi Mulia Jl Pulau Laut Banjarmasin Tengah ini diperkenalkan dengan salah satu produk kearifan lokal Kalimantan Selatan yaitu proses menganyam daun purun.
Bersama tim pengajar di sekolah yang berstatus TK Penggerak ini mereka menyaksikan proses pengolahan anyaman daun purun di sentra permbuatan produk tersebut yaitu Kampung Purun di kawasan Palm, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru Sabtu 18 November 2023.
“Hampir dua jam anak anak ini kami perkenalkan bagaimana daun purun bila dianyam bisa menjadi tikar, topi serta aneka tas cantik yang populer sebagai suvenir daerah ini,” ujar Ibu Wiwiek, Kepala TK Budi Mulia di momen pengenalan alam itu.
Anak anak, menurutnya, diperlenalkan dengan bentuk daun purun dan cara mengolahnya mulai dijemur, ditumbuk, diwarna memalui proses rebut, dijenur, ditumbuk lagi kemudian terakhir dianyam. Daun purun merupakan jenis tumbuhan rumput tegalan, bentuknya mirrip daun pandan namun ukuran panjangnya hampir dua meter.
“Semua proses ini diperkenalkan oleh Azizah, perajin dari salah satu kelompok di Kampung Purun. Anak anak juga melihat bentuk profuk aneka tas dan topi,” ujar kepala Tk Budi Mulia itu.
Tidak hanya sampai di situ, tim guru membawa pulang daun purun yang belum diolah serta yang sudah diproses untuk siap anyam.
“Bahan bahan ini akan kita proses di pengajaran berikutnya walauoun secara sederhana. Untuk mengulang ingatan mereka. Semacam stimulasi ingatan,” ujar Ibu Wiwiek
Walau merupakan proses pembelajaran, namun pengenalan proses pengolahan anyaman daun purun ini menjadi acara wisata yang menarik bagi anak anak.(uumsri)


















