TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Salah satu program unggulan Pemkab Tanah Bumbu yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Program Satu Desa Satu Masjid (SDSM) yang merupakan implementasi dari Visi Misi Kepala Daerah dalam upaya mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu Bersujud Menuju Serambi Madinah.
Karena itu, semua kepala SKPD di Tanah Bumbu mendapat tugas membina masjid di desa untuk mensukseskan program SDSM.
Misalnya, Kepada Dinas Perkimtan Tanah Bumbu Ansyari Firdaus. Salah satu pejabat Tanah Bumbu ini mendapat tugas membina empat masjid di Kecamatan Satui, diantaranya di Desa Sari Mulia, Desa Makmur, Desa Sungai Cuka, dan Masjid Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin.
Sebagai orang yang diamanahkan untuk mensukseskan program SDSM, Ansyari Firdaus sangat senang mengemban tugas ini.
Dan pada, Rabu ( 9/8/2023 ) kemarin, Ansyari Firdaus secara maraton menyambangi masjid di desa- desa yang menjadi binaanya.
Di salah satu masjid desa Sejahtera Mulia — dengan perjalanan lebih satu jam dari Batulicin — selain bertemu dengan santri, mantan Kepala Dinas PUPR itu juga memberikan bantuan satu buah toa, mic dan amplifier.
” Dari desa Sejahtera mulia, pada pukul 10 malam kami kemudian menuju desa Makmur Mulia,” katanya kepada radio-swarabersujud.com dan aktualkalsel.com, Kamis ( 10/8/2023 ) pagi.
Cerita Ansyari Firdaus, ketika mereka datang di masjid desa ini, para santri sudah tertidur pulas semua.
” Tapi setelah tahu kami datang, mereka bangun dan saya kemudian berbincang dengan santri sana,” katanya.
Soal tidur, ungkap Ansyari Firdaus, mereka semua mengaku enak. Di sini Kadis Perkimtan memberikan uang jajan Rp50.000 perorang terhadap santri yang sudah hafal 5 Juz, 20 Juz, dan 22 Juz Al-Qur’an.
Dan yang paling berkesan bagi Ansyari Firdaus, ia menginap salah satu masjid yang menjadi binaannya.

PENGEMBANGAN SDM
Beberapa waktu sebelumnya, Ansyari Firdaus, mengatakan, secara teknis program ini menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia ( SDM ) melalui pengembangan generasi qur’ani bagi anak-anak muslim yang diberikan ilmu dan pendidikan keagamaan di lingkungan masjid setempat.
” Melalui program ini, Abah Bupati kita berupaya menyiapkan generasi di Tanah Bumbu agar dapat tumbuh cerdas, berilmu, beriman, dan bertaqwa, serta kompetitif, sehingga nanti anak-anaknya mampu menjadi pemimpin masa depan yang unggul,” jelasnya.
Disamping itu proyeksi program satu desa satu masjid bukan hanya sebagai wadah dalam upaya mendidik anak, akan tetapi ini merupakan langkah strategis, guna menghidupkan suasana semarak pada masjid-masjid yang ada di desa.
Selain itu, menjadikan program ini sebagai bentuk rutinitas yang pada gilirannya nanti masyarakat sendiri menyadari bahwa program ini merupakan kebutuhan dalam hidup mereka, dalam mencapai masyarakat religius. RSB-01/Edwan


















