BANJARMASIN aktualkalsel.com–Seharusnya penghujung 2025 ini menjadi momen sibuk sekaligus bahagia bagi Bripda MS. Polisi muda, gagah dari Polres Banjarbaru. Sebab, tiga pekan lagi dia akan menikahi tunangannya.
“Lancar, luncur ting Sampai Hari H ..,” tulis polisi ini di akun media sosialnya dengan nama seili_mhmmd. Tak lupa dia menyematkan emozi ketawa.
Caption itu disertai dengan foto full body, Seili mengenakan seragam korpsnya sambil mengenggam jari jari sang calon istri, perempuan yang mengenakan rok hitam panjang dan blues putih. Di latar mereka spanduk besar khas warna polri bertuliskan: Sudang BP4R (Badan Pembanru Penasihat Pernikahan Perceraian dan Rujuk) Polres Banjarbaru.
Rupanya calon pengantin muda ini baru saja rampung menjalani proses persiapan menikah secara kedinasan. Pertengahan Januari 2026 mereka akan menikah.
Tetapi foto dan caption Seili ‘Luncur lancar ting sampai hari H ..’ tersebut hanya tinggal satu arsip di akun medsosnya. Hampir dipastkan hari bahagia itu tidak akan pernah terjadi.
Hari ini Senin 29 Desember 2025, Seili menghadapi sidang kode etik kepolisian akibat pelanggaran sangat berat yaitu pembunuhan sadis terhadap seorang mahasiwi yang Rabu 24 Desember 2925 dinihari itu dikencaninya. Parahnya lagi korban merupakan bestie dari calon istrinya.
Hukuman yang sudah dipatok adakah pecat dari kesatuan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Itu baru untuk sidang kode etik, sementara hukum pidana yang sudah menunggu adalah pasal berlapis yaitu pembunuhan dan perampasan benda milik korban. Walau luput dari pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, toh pasal berlapis itu sengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.
Artinya, bila hukuman maksimal itu berlaku maka Seili akan bebas di usia 40 tahun dengan status sosial mantan narapidana pembunuhan plus polisi yang dipecat. Dan, bagi sang tunangan Seili bukan hanya pembunuh dan pelanggar kode etik tetapi juga sebagai penghianat sumpah dan janji cinta di hadapan sidang BP4R.
Apa iya perempuan ini masih sudi menerima lelaki macam ini?
Sidang kode etik yang akan berlangsung siang ini, dinyatakan terbuka untuk umum bahkan rencananya pihak keluarga Zahra, mahasiswi yang tewas mengenaskan dicekik Seili akan ikut hadir di sana.(uumsri/foto net)















