BANJARMASIN akrualkalsel.com–Satpam satu SMP Negeri di Depok, Jawa Barat ini menuai pujian dari nitizen ketika gerak cepat (gercep) nya disebut sangat bernilai dan terekam dalam video yang viral.
Di video itu tampak satpam SMP Negeri 10 Depok ini tengah berdiri memayungi seorang ibu guru yang tengah menyelesaikan rakaat terakhirnya di sholat Zuhur berjamaah, sampai salam.
Penjelasan di video itu adalah SMP negeri tersebut mempunyai jadwal tetap untuk melaksansjan Sholat Zuhur berjamaah seluruh murid dan guru muslimnya. Karena langgar yang ada di sekolah kecil maka jamaah membludak sampai ke halaman yang sudah disiapkan hamparan terpal oleh pelajarnya.
Rupanya satu ibu guru ini terlambat bergabung dengan jamaah, dia pun harus sholat di bagian paling belakang sebagai jamaah masbuk dan harus menambah rakaat yang tertinggal ketika imam dan jamaah lain sudah selesai.
Nah, ketika posisi tasyahud akhir atau duduk di rakaat terakhir masbuknya, hujan cukup deras turun. Ibu guru ini basah tentu saja, tetapi tidak lama karena seorang satpam yang menyaksikan gercep memayungi si ibu guru agar tak terus kehujanan.
Pemandangan indah pun tercipta saat selesai salam, si ibu guru menengadahkan wajahnya untuk melihat siapa murid yang memayunginya. Ternyata seorang satpam sekolah. Guru itupun tampak langsung mengangkat kedua tangan menutup doanya. Tentunya langsung berterima kasih kepada si satpam.
Video ini pun menjadi viral termasuk ketika fotonya diunggah jadi berita jaringan tribunnews. Komebtar pujian terhadap pak satpam mengalir nanun ada juga nitizen yang nyinyir , suudzon dengan bu guru yang menganggap guru sholat di halaman sebagai cari perhatian. Karena nitizennya tidak menonton dan tidak menperhatikan caption videinya sampai selesai.
“Kebiasaan buruk nitizen kita, gercep komen tanpa selesai lihat videonya,” tulis yang lain.(uumsri/foto net)




















