BANJARMASIN aktualkalsel.com–Media sosial Tanah Air lagi dibanjiri pujian nitizen, khususnya emak emak untuk sosok anak lanang almarhum Ustad Jefry (Uje) al Buchory yang bernama keren: Mohammad Abidzar Al-Ghifari, kini berusia 22 th.
Bukan karena ganteng atau gayanya yang ‘anak gaul’ banget, bukan pula karena karirnya di dunia hiburan sebagai penyanyi dan artis peran yang tengah sukses, tetapi untuk bentuk cinta dan tanggungjawabnya yang menggugah terhadap sang bunda Pipik Dian Irawati atau yang bersahaja dipanggil Umi Pipik.
Pekan ketiga November 2023, sehari menjelang tanggal kelahiran sang bunda, penyanyi yang familiar disapa Abidzar ini minta ibunya menemani menghadiri undangan di ‘rumah sahabat’. Bangunan mentereng dua lantai. Tetapi rupanya undangan itu merupakan akal-akalan Abidzar untuk membohongi ibunya.
Itulah, sesampai di tujuan, alih alih ada tenda atau hidangan layaknya satu pesta, tuan rumah pun tak ada yang menyambut. Pintu tertutup. Sempat bingung, namun akhirnya rasa kepo Umi Pipik berakhir ketika Abidzar membisikan: ‘ini rumah hadiah untuk umi’, sembari putra sulung Alm Uje itu menbukakan pintu dan mempersilakan ibunya masuk.
Sontak istri alm ustad yang dikenal gaul semasa berdakwah itu, memeluk putranya dengan berurai air mata. Bukan hanya rumah, ibu yang mengasuh empat putra sebagai single parent itu juga sudah ditunggu satu unit mobil harga ratusan juta di garasi.
Ibu mana yang terharu diperlakukan istimewa oleh putranya. Walau bukan satu satu nya ibu seberuntung itu, namun Umi Pipik merasa ini adalah hal amat luar biasa. Mengingat, ujarnya, Abidzar bukanlah anak yang dibesarkan dengan pendidikan yang cukup. Tak lama setelah Ustad Uje berpulang, Umi Pipik mengalami musibah, rumah besar peninggalan almarhum, terbakar akibat kesengajaan orang kepercayaan keluarga. Tak ada anggota keluarganya yang menjadi korban jiwa di musibah tengah malam buta itu, tetapi hampir semuanya terluka, Umi Pipik sendiri telapak kakinya terbakar demi untuk menyelamatkan keempat anaknya.
Sejak itu, keluarga ini harus pindah dari satu rumah pinjaman teman ke rumah pinjaman lainnya. Abidzar yang merasa sebagai anak sulung memutuskan untuk berhenti sekolah di tingkat SMP. Selanjutnya dia mulai membantu bundanya mencari rezeki sebagai penyanyi band atau sesekali berakting.
“Ini rumah umi, jadi gak perlu pindah pindah lagi,” ujar Abidzar di depan beberapa kamera yang merekam peristiwa baktinya seorang anak lanang kepada ibu dan adik adiknya.
Inilah yang membuat Umi Pipik terharu pilu, di kolom komebtar tayangan itu bitizen khususnya emak emak nimbrung dengan kata kata yang membuat orang meleleh ketika menbacanya.
“Di rumah ini pula, imi bisa melanjutkan terus dakwahnya dan kegiatan bermanfaat lainnya,” ujar Abidzar.
Alhamdulillah barokallah, kata itu yang beberapa kali tetucap oleh perempuan yang kini setia dengan cadarnya.
“Dia anak lanang yang terlalu muda ketika memulai menjadi tulang punggung keluarga menggantikan mediang ayahnya,” tutur Umi Pipik.(uumsri/foto net)




















