BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Hingga hari ini beberapa rumah dan jalan disebagian daerah desa Lianga Anggang, Bati-Bati, kecamatan Bati-Bati, masih terendam air.
” Untuk lewat menuju arah Sungai Danau atau Batulicin, mau tidak mau kita harus menerobos air,” kata Rony, driver pribadi Zairullah Azhar, bupati terpilih Kabupaten Tanah Bumbu, kepada aktualkalsel.com, Minggu ( 31/1/2021 ).
Sebelum menuju arah Bati-Bati, masyarakat yang ingin menuju Sungai Danau atau Batulicin, harus melewati jalan Desa Kunyit. Karena mau lewat jembatan tidak diperbolehkan, kecuali dari Batulicin dan sekitarnya menuju arah Banjarmasin, baru diperbolehkan.
Seperti yang diberitakan sejumlah media, pada Januari di 2021 kemarin, dua kecamatan di Kabupaten Tanah Laut, dengan ketinggian hingga dua meter.
“Dua kecamatan ini paling membahayakan keselamatan warga sehingga kami lakukan evakuasi besar-besaran dalam tiga hari terakhir,” kata Bupati Tanah Laut Sukamta di Pelaihari, kala itu.
Diakui Sukamta, banjir awal tahun ini merupakan terbesar selama sejarah 34 tahun dia tinggal di kabupaten berjuluk Bumi Tuntung Pandang.
Hingga saat ini hanya tiga kecamatan yang relatif aman dari banjir meski juga terjadi kenaikan debit air yaitu Kecamatan Batu Ampar, Jorong dan Kintap.
Sementara delapan kecamatan lainnya semua terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi yaitu Bati-Bati, Tambang Ulang, Kurau, Bumi Makmur, Pelaihari, Panyipatan, Takisung dan Bajuin. SKR/ Edwan














