BANJARMASIN aktualkalsel.com–Pencarian seorang korban pada musibah tenggelamnya kelotok –perahu bermesin– di Sungai Barito kawasan Mantuil Bromo, Kalimantan Selatan masih berlanjut oleh tim SAR yang menyusur sejak kejaduan Jumat 3 Oktober 2025 hingga Sabtu keesokan harinya.
Korban bernama Uzie adalah satu dari empat penumpang kekotok yang bermuatan penuh batu bara karungan yang hendak dijual ke kawasan Alalak, namun belum ada pembelinya.
Dalam perjalanan pulang masih dengan muatan penuh itu, mesin mati. Terombang ambing di sungai yang sangat luas itu membuat kelotok semakin oleng laku tenggelan setelah sebuah speed boat melaju kencang menimbulkan gelombang besar yang menenggelamkan kelotok naas tersebut.
“Karena tidak ada pembeli, kami membawa pulang kagi batu bara karungan, di perjalanan mesin kelotok mati, lalu datang dihantam gelombang besar dar speed boat yabg melaju,”, cerita Dinur dalam Bahasa Banjar, satu penumpang, seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id.
Detik detik sebelum tenggelam, mereka berempat melompat ke sungai, tiga di antaranya berhasil diselematkan setelah berenang, sedangjan Uzie tenggelam.
Menurut Dinur, temannya itu tidak sempat melepas celana jeans nya ketika melompat ke sungai. Celana berbahan tebal dan berat itu diperkirakan semakin berat ketika basah berada dalam air. Sehingga kemungkinan sulit bagi korban untuk mengapung berenang.
Upaya pencarian terus dilakukan tim hingga hari malam. Seperti video yang viral di akun Informasi Kebajaran dan Emergency, tim sempat putar balik karena sudah gelap gulita.(uumsri/foto net)




















