BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Pengurus PWI Kalimantan Selatan 2022-2027 dipimpin ketua Zainal Helmie, secara resmi dilantik dan dikukuhkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari di gedung Mahligai Pancasila, Selasa (13/9/2022).
Bersamaan dengan itu juga dilantik Dewan Kehormatan PWI dan pengurursan IKWI Kalimantan Selatan.
Gubernur Kalimantan Sahbirin Noor dan perwakilan unsur forum Forkompinda, termasuk hadir Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK dan Bupati Tabalong Anang Syakhfiani hadir dalam pelantikan tersebut.
Kepada wartawan usai pelantikan, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, mengatakan, siap membawa misi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) wartawan di Kalimantan Selatan.
Melalui program uji kompetensi, menurut Zainal Helnie, akan mengorbitkan wartawan handal dengan berpedoman kode etik jurnalistik.
” Kedepan dalam waktu dekat, kita akan menggelar uji kompetensi wartawan. Pertama di Balangan, kemudian di Banjarmasin,” ungkapnya.
Selain itu, program di depan mata PWI Kalsel yaitu seleksi wartawan untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Malang, Jawa Timur, November mendatang.
PWI Kalimantan Selatan juga akan berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ Nasional, yang mana daerah ini dipercaya sebagai penyelenggaranya.
“Kita akan ikut meviralkan MTQ Nasional melalui jaringan PWI pusat karena kita ini bagian dari ribuan lebih media online, cetak, televisi dan radio,” jelasnya.
Jalannya pelantikan, ditandai dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan jajaran pengurus hingga penyerahan pataka kepada Zainal Helmie yang diserahkan Atal S Depari.

Atal S Depari mengingatkan, PWI merupakan mitra pemerintah baik itu di nasional dan daerah.
Dalam hal ini, PWI mampu menjadi pengontrol jalannya pembangunan ke arah yang lebih baik.
Pada kesempatan itu, Atal Depari mengungkapkan, terpilihnya Zainal Helmie untuk memimpin PWI Kalimantan Selatan kedua kalinya, membuktikan yang bersangkutan berhasil memimpin organisasi ini.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, pers merupakan pilar demokrasi keempat, dan pers tempat menyuarakan kepentingan masyarakat.
” Selama ini keberadaan pers, baik cetak, elektronik, dan online sangat bagus kerjasamanya dengan Pemda Kalimantan Selatan,” ungkapnya. A-01/Edwan




















