BANJARMASIN aktualkalsel.com–Pembangunan Jembatan Kuin-HKSN kini memasuki tahap akhir atau finishing. Bagian atas jembatan tampak tidak ada lagi aktivitas pekerjaan. Beraspal mulus dengan pagar kiri kanannya didominasi warna khas Banjar: hijau-kuning.
Bagian bawah khusus jalan yang berada di muara Jl HKSN juga sudah selesai sebagai jalan penghubungnya, bahkan sudah dilalui pegendara. Hanya yang berada di kawasan Kuin masih bergelombang penuhtanah merah, bila hujan turun menjadi licin lumpur hingga pengendara harus ekstra hati hati.
Walau bagian atas jembatan sudah rampung namun warga masih belum diperbolehkan melintasi jembatan yang dibangun dengan dana Rp37 miliar lebih itu. Sejumlah penghalang mulai dari kayu hingga balok beton dipasang di tiga oprit naik jembatan.
Namun, seolah tidak sabar, sejumlah warga nekad menerobos penghalang untuk bisa melintas di jembatan khususnya bagian ‘kaki’ jembatan yang membentang di atas jalan Kuin memuju Kuin Pertamina bagian selatan jembatan tersebut.
Jembatan Kuin yang sebentar lagi akan diresmikan itu menyeberangi Sungai Kuin yang menghubungkan kawasan Kuin Utara dan Kuin Pertamina di sebelah selatan menyeberangi sungai akses ke Jalan HKSN . Di bawahnya jalan menuju arah Alalak dan Pangeran.
Berbeda dengan Jembatan Alalak atau dikenal Jembatan Basit yang sudah diresmikan, jembatan yang menyeberangi Sungai Kuin ini sangat terasa sentuhan arsitek Banjar apalagi pemilihan warna yang dominan hijau dan kuning.
Jembatan ini dinilai warga unik karena ujung jembatan bagian selatan bercabang ke kiri dan ke kanan. Sehingga bila dilihat dari atas jembatan dari utara konsepnya seperti bentuk panah ditarik.(uumsri)




















