BANJARMASIN aktualkalsel.com—Ini sebuah keteladan Rasulullah SAW yang luar biasa menggugah dalam berkomunikasi.
“Rasulullah sangat piawai dan memperhatikan diksi atau pemilihan kata yang indah dan tepat ketika berkomunikasi dengan lawan bicaranya,” ujar Ustad Fauzi Rahmani ketika memberikan ceramah tujuh menit (kultum) di hadapan jamaah Sholat Subuh Masjid Aljihad Banjarmasin Senin 3 Mei 2021.
Ketika itu, ujar ulama ini, Rasulullah mendengar khabar, Abu Umair tengah berduka karena binatang piaraannya seekor burung telah mati. Padahal Abu Umair hanyalah seorang bocah cilik, itulah sebabnya ketika hewan piaraannya mati, dia teramat berduka.
Tetapi, begitu mendengar khabar tersebut, Rasulullah merasa sangat perduli lalu mendatangi si bocah kecil tadi.
Beliau dekati si bocah sambil mengucapkan kalimat pembuka pendek yang sangat menyentuh.
“Wahai anak ku Umair, bagaimana keadaan si burung kecil mu?,”.
Menurut Ustad Fauzi, diksi yang dipilih Rasulullah untuk seorang anak kecil yang berduka demikian, yaitu ‘si burung kecil mu’ adalah sangat luar biasa.
“Sepotong kalimat yang dibangun Rasulullah ini melahirkan kedekatan komunikasi yang akrab antara dua generasi beda usia jauh,” jelas ulama ini pada kultum Ramadhannya itu.
Pemilihan diksi kata, ujarnya, adalah sebuah ilmu bahasa yang tinggi bila diterapkan akan mampu membangun komunikasi effektif.
“Dan Rasulullah SAW sangat piawai serta memperhatikan betul pemilihan kata kata kepada siapa beliau berkomunikasi,” ujarnya.(uumsri)














