BANJARMASIN aktualkalsel.com–Aditya Dharma Santoso, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) yang hilang di hutan Sei Ahas, Kab Kapuas, Kalimantan Tengah masih belum ditemukan walaupun tim gabungan sudah melakukan pencarian lebih dari sepekan hingga Jumat 10 Mei 2024.
Warga Kecamatan Batibati, Kab Tanahlaut, Kalimantan Selatan ini dinyatakan hilang pada Kamis 2 Mei 2024 malam atau malam Jumat setelah hampir enam jam dalam pencarian awal 14 rekannya yang mengalami hilang kontak pada pukul 15.00 hari itu. Ber 15 mereka memasuki kawasan hutan Desa Sei Ahas untuk melakukan geotagging atau semacam pencarian data tambahan. Namun Aditya menghilang.
Selama delapan hari pencarian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari masyarakat setempat, tim dari Universitas Lambung Mangkurat, Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD), Basarnas, TNI dan Polri itu menyisir hutan dan sungai di wilayah tersebut bahkan sudah meluas sampai ke desa tetangga
Sebagai ikhtiar, tim dan masyarakat di Desa Sei Ahas, Kapuas juga menyelenggarakan doa bersama juga pencarian secara spiritual. Karena gingga hari kedelapan belum membuahkan hasil tim menutuskan untuk menambah waktu pencarian. Mengutip dari Dayak News, Kepala Pelaksana Basarnas Palangkaraya Alit Supartana membenarkan pencarian diperpanjang hingga hari kesepuluh.
“Lokasi merupakan lahan gambut basah dan tumbuhan yang lebat hingga pencarian menjadi rumit,” ujar dia.
Hilangnya Aditya diperkirakan oleh
Dekan Fakultas Kehutanan ULM, Prof Kissinger, tersesat. Kecil kemungkinan terjatuh dan tenggelam ke sungai.
Di laman Universitas Lambung Mangkurat kronologis hilangnya Aditya hingga memasuki hari kedepalan ini dirinci sebagai serikut:
1 Aditya berangkat menuju Desa Sei Ahas untuk melakukan geotagging bersama 15 mahasiswa ULM lainnya pada Kamis (2/5/2024).
2 Aditya kemudian berpencar untuk melakukan geotagging di petak enam.
3 Hingga sore hari rekan-rekan Aditya sudah berkumpul di titik iyang sudah ditentukan namun Aditya tak kunjung tiba, bahkan rekannya menunggu selama sekira satu jam.
4 Aditya dikabarkan pertama kali hilang kontak sekira pukul 15.00 WIB
5 pada Jumat (3/5/2024) tengah malam, operasi pencarian dilakukan di hutan Sei Ahas oleh tim dari ULM Banjarbaru di bantu warga dan tim kesehatan setempat.
6 Karena tidak kunjung membuahkan hasil kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kapuas
7 BPBD Kapuas kemudian memberangkatkan satu tim penyelematan menuju lokasi yang dilaporkan.
8 Tim gabungan juga mulai memperluas lokasi pencarian hingga ke Desa Katimpun desa yang berdekatan dengan lokasi hilangnya Aditya. “Tadi malam tim gabungan melakukan upaya pencarian hingga pukul 03.00 WIB dini hari kemudian kembali ke camp PT Asmin di Sei Kumpai,” Camat Mantangai, Yubderi, melaporkan pada Minggu (5/5/2024)
9 Pencarian terhadap Aditya masih terus dilakukan hingga hari ini, 7 Mei 2024
Semua kalangan mendoakam semoga dalam pencarian yang dijadwalkan hingga hari kesepuluh ini bisa membuahkan hasil. Keberadaan Aditya bisa ditemukan.(uumsri/foto net)




















