BANJARMASIN aktualkalsel.com–Harga eceran LPG 3 kilo di Banjarmasin semakin liar dan ugal ugalan, kalau pekan lalu tembus Ro40 ribu maka per hari Minggu 12 Mei 2024 ada yang jual Rp45 ribu.
“Bahkan ada yang jual Rp50 ribu, kalau saya baru beli Rp45 ribu,” ujar seorang pedagang gorengan keliling di kawasan Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin Tengah, Minggu 12 Mei 2024.
Tapi itu, ujarnya kepada aktualkalsel.com, ketika sangat perlu dadakan jadi harus beli eceran di warung yang berspekulasi memanfaatkan kondisi langka LPG seperti sekarang.
“Kalau pas perlu, mau tidak mau ya harus dibeli dengan harga sangat mahal sekali pun. Biasanya beli di pangkalan dengan harga sedikit di bawah Rp20 ribu, dengan catatan antre lama dan ada rezekinya. Sebab sering juga antre lama ee habis,” jelas dia.
Ditambah lagi, menurutnya, jatah beli di pangkalan hanya satu tabung setiap gas datang.
“Kalau kita perlunya lebih yaa harus beli di eceran dengan harga gila gilaan itu,” ujarnya lagi.
Padahal, Pertamina mengeluarkan harga baru per Minggu 13 Mei 2024 dengan rincian sebagai berikut seperti dikutip dari Tribunjateng.com:
a. Harga ex pertamina (Depot LPG Pertamina atau Stasiun Pengisian LPG), termasuk PPN 10 persen: Rp11.550
b. Keuntungan Agen LPG 3 KG : Rp1.200
c. Biaya operasional untuk Agen : Rp1.500
d. Jadi harga jual Agen ke Sub Penyalur/ Pangkalan: Rp14.250
e. Margin Pangkalan/Sub Penyalur: Rp1.250
f. Jadi harga jual Het LPG Tabung 3 kg di Pangkalan: Rp15.500
Ketetapan harga ini diatur dalam Pasal 1 Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Harga Jual Eceran LPG Tabung 3 kg, untuk keperluan rumah tangga dan usaha Mikro.
Artinya, harga jual eceran LPG Tabung gas 3 kg untuk rumah tangga dan usaha Mikro pada titik agen termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan margin Agen di tetapkan Rp12.750. Bila pangkalan menjual Rp15.500,- sudah ada keuntungan Rp2.750 per tabung.
Kalau kenyataannya di tingkat pangkalan menjual rata rata Rp19 ribu dengan antrean panjang keuntungan mencapai Rp5 ribu lebih sekian. Lalu siapa yang meraup untung bila di eceran harga bisa tembus Rp45 ribu?. (uumsri/foto net)




















