BANJARBARU aktualkalsel.com–Setidaknya ada dua pertanyaan atau poin penting dari majelis hakim Mahkmah Konstitusi (MK) dalam sidang perdana sengketa penghitungan suara ulang (PSU) Pilwali Bsnjatbaru yang berlangsung Kamis 15 Mei 2025 yang belum sempat dijelaskan tim hukum penggugat yang diketuai Denny Indrayana.
“Tolong dijelaskan perbandingan jumlah pemilih aktif ketika Pilwali antara paslon Lisa-Wartono melawan kolom yang bergambar Aditya-Said Abdullah dengan saay PSU antara Lisa melawan kotak kosong. Ini penting,” ujar Enny Urbaningsih, salah seorang hakim MK di sidang tersebut.
Poin kedua adalah majelis hakim menginginkan penjelasan yang detail tentang kenapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencabut akreditasi Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) jelang PSU Banjarbaru. KPRI diketuai oleh Syarifah Hayana merupakan salah seorang penggugat di sengketa ini. Penggugat lainnya adalah Prof Udiansyah selaku pemilih di PSU tersebut.
“Maksudnya gimana ini apakah izinnya yang dibatalkan atau bagaimana. Kami juga akan memanggil pihak terkait,” kata Enny lagi ketika menyela sesi di saat Denny menyampaikan bukti bukti kecurangan PSU Banjarbaru yang terstruktur, sistematis dan masiv (TSM).
Bahkan di poin ini sempat diulangi oleh ketua majelis hakim Arief Hidayat yang memimpin sidang. Karena keterbatasan waktu Denny Indrayana hanya sempat merespons pertanyaan hakim tentang siapa Ghomoyo, dirut ID Food, dan apa perannya di PSU tersebut. Hakim mempersilakan Denny untuk menjelaskan dua poin di atas sebagai bukti tambahan di berkas yang akan diperiksa majelis hakim sebagai kelanjutan sidang pertama ini.
Sebagai caratan ketika Pilwali Banjarbaru November 2024 antara Lisa-Wartono melawan foto Aditya-Said Abdullah (dianulir KPU) partisipan pemilih mencapai 114.000 lebih, Lisa meraih 36.135 suara sedangkan foto Aditya yang dianulir raih 78.736 suara. Namun Lisa diterapkan sebagai pemenang.
Sementara di PSU Lisa meraih 56.043 sedangkan kotak kosong 51.415 dan ada 3.358 suara tidak sah. Dalam porpoin yang disampaikan Denny hanya ada hasil PSU saja. Sidang pertama itu disiarkan live oleh MK. (uumsri/foto net)




















