BANJARMASIN aktualkalsel.vom–Massa dari seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Banjarmasin Jumat 23 Mei 2025 tengah hari turun ke jalan untuk mengenang tragedi berdarah yang dikenal dengan Jumat Kelabu yang terjadi 28 tahun lalu di kota ini.
Mereka bergerak di sepanjang Jl Lambung Mangkurat Bsnjarmasin Tengah dan berhenti sekaligus menggelar orasi di depan bangunan bekas Hotel Arum Banjarmasin. Salah satu titik terjadinya rusuh dan penjarahan di peristiwa yang merenggut ratusan nyawa warga kota ini.
Sebuah keranda warna hitam diusung kemudian diletakkan di badan jalan. Beberapa mahasiwa bergantian melakukan orasi yang intinya menyampaikan duka cita mebdalam untuk warga yang menjadi korban tragedi yang dipicu rusuh sekelompok masa di momen politik yaitu putaran terakhir kampanye Golkar pada Pemilu tahun itu.
Yang membuat merinding menyaksikan aksi mengenang 28 tahun tragedi Banjarmasin Jumat Kelabu siang itu adalah karena berada tepat di lokasi yang sama, hari sama serta tanggal dan panasnya edaran matahari yang sama dengan waktu kejadian.
“Jl Lambung Mangkurat itu merupakan salah satu titik paling mengetikan dari tragedi tersebut. Api berkobar dari hotel tersebut. Massa juga numpuk di sana menyaksikan aksi beringas kelompok perusuh dan penjarah tersebut,” tutur Soleh, satu warga Banjarmasin yang menyaksikan tragedi tersebut.
Waktu itu, pria yang kini berusia 60 tahun an, mengaku berstatus PNS dan dikerahkan untuk mengikuti kampanye terakhir Golkar pada Pemilu 1997 itu.
“Pusat kampanye di lapangan kamboja, terapi karena rusuh sudah pecah sejak bada Jumat, saya tidak berani bergabung di arena kampanye, padahal sudah mengenakan kaos kuning,” kenangnya.
Dia mengaku rentang 28 tahun sudah berlalu tragedi tersebut nanun masih segar dalam ingatan karena inilah rusuh paling mengerikan dan masiv yang pernah disaksikannya selama hidup.
“Mudahan tudak ada lagi. Ngeri,” ujarnya kepada aktualkalsel.com.(uumsti/foto tangkapan layar)



















