TIDAK terasa sudah tiga hari pada Rabu ( 8/6/2022 ) ini, Desy Aulia, reporter Radio Swara Bersujud ( RSB ) Tanah Bumbu magang di RRI Banjarmasin. Meski baru tiga hari sudah banyak pengalaman yang didapat.
” Loyalitas teman -teman wartawan dan semua bagian di RRI Banjarmasin terhadap pekerjaan sangat tinggi,” kata Desy Aulia, Rabu (8/6/2022 ) malam.
Desy Aulia merupakan reporter pertama RSB yang magang di RRI Banjarmasin.
Banyak ilmu yang didapat selama tiga hari, mulai dari membaca berita hingga turun ke lapangan, seperti Rabu siang, gadis cantik asal Desa Tanete, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, ikut memantau harga sembilan bahan pokok menjelang Idhul Adha.
Sehari sebelumnya, Selasa ( 7/5/2022 ), Desy Aulia diajak senior RRI Banjarmasin meliput Kubah Habib Basirih atau Habib Hamid bin Abbas Bahasyim.
Betapa senangnya hati Desy Aulia bisa berkesempatan dibawa ikut liputan Basirih. Karena selain dapat berita juga bisa langsung berziarah ke makam habib yang terkenal di Banjarmasin.
Seperti diketahui makam habib Basirih merupakan tempat wisata relegi yang sempat dikunjungi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan rombongan lainnya.
” Alhamdulilah, senang banget bisa berziarah ke makam habib Basirih yang sangat terkenal di Kalimantan Selatan,” kata mahasiswa semester tiga Universitas Islam Kalimantan ( Uniska ) Arsyad Al Banjari itu sambil tersenyum kecil.
Desy menceritakan, setiap pagi pukul 08.00 sudah harus kumpul di ruang rapat liputan. Di ruang ini ini dibahas agenda setting. Maksudnya, hari ini berita apa yang digali dan nara sumber-nya, lalu siapa wartawan yang bertugas.
” Pokoknya, disiplin mereka dan kecintaan terhadap pekerjaan cukup tinggi. Mereka benar -benar profesional dibidangnya,” ungkap Desy Aulia yang turun pagi pulang sore.
Desy Aulia mengungkapkan sangat bersyukur bisa magang di RRI Banjarmasin. Banyak pengalaman yang didapat dan bakal diterapkan di tempatnya bekerja nanti.
Desy Aulia juga mengungkapkan rasa lelah pasti. Namun tetap tegar mengikuti pelatihan karena ingat pesan orang tuanya harus tetap semangat jika ingin jadi reporter handal.
Anak ketiga pasangan Asran — sering di sapa Kase — dan Seha ingin bisa seperti senior RRI Banjarmasin yang membimbingnya. RSB-0




















