BANJARMASIN aktualkalsel.com–Closing statement atau kata penutup kedua paslon dalam debat publik ke-2 Pilgub Kalimantan Selatan (Kalsel) 2024 yang berlangsung Minggu 17 November malam menjadi sesi paling menarik di forum yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel.
Lima menit waktu yang disediakan untuk masing masing paslon tersebut terkesan menjadi kesempatakan untuk meraih emosi simpatik pemilih di hari H 27 November mendatang.
Bahkan di sepanjang 10 menit terakhir itu bertabur dengan ‘kalimat drama’ kehidupan dari keempat kandidat tersebut.
Cagub Acil Odah yang mendapat kesempatan pertama menyampaikan closing statement menyisipkan suasana hatinya sebagai istri gubernur Kalsel yang mengundurkan diri justru setelah memenangkan gugatan ke KPK sehingga statusnya sebagai tersangka kasus korupsi dibatakkan hakim.
Posisi sulit selama sebulan ini diakui Cagub no urut 2 itu sebagai cobaan yang berat karena banyak mendapat hujatan.
“Padahal saya tidak melakukannya, tetapi saya menyerahkannya semua kepada Alloh,” ujarnya dengan suara tersendat menahan sedih dan air mata.
Sementara sang wakil menceritakan dirinya sampai ke tahap karir politik sekarang hanyalah dari keluarga sangat sederhana.
Paslon no urut 2 Muhidin pun menceritakan perjalanan politiknya dari sebagai anggota dewan, walikota Banjarmasin hingga posisinya sebagai wagub dan akan menduduki kursi wagub karena gubernur Sahibirin mengundurkan diri.
“Selama itu gaji sata kumpulkan dan diinfaq kan untuk keperluan kemaslahan mastarakat Banua,” ujarnya.
Sang wakil Hahnuryadi juga mengungkap amanah kedua orangtuanya agar bisa menjadi sosok yang bermanfaat bagi masyarakat Kalsel.
Hasnur merupakan putra dari Sulaiman HB, tokoh yang sudah almarhum namun namanya melegenda di masyakat Kalsel baik sebagai politisi maupun pendiri klub sepak bola Barito Putera, kebanggaan warga.(uumsri/foto net)




















