BANJARMASIN aktualkalsel.com—Khusyuk dalam sholat adalah kesempurnaan sholat itu sendiri. Lalu sholat yang bagaimana bisa disebut sebagai khusyuk?
Menurut Ustad Riza Rahman Lc, sholat kita dikatakan khusus yang standar adalah ketika kita sholat kita sadar dalam setiap mengerjakan rukun rukun sholat.
“Ketika kita menbaca Al Fatihah kita sadar dan pikiran kita tertuju sedang membacanya, begitu juga ketika kita takbir, ruku, sujud dan salam kita sadar tengah melakukan prosesi sholat. Itu standar kekhusyukan,” ujar ulama ini di hadapan jamaah Sholat Subuh Masjid Al Jihad Banjarmasin Minggu 21 November 2021.
Walaupun, menurutnya, kita tidak mengerti atau faham sepenuhnya tentang bacaan sholat yang kita ucapkan pada saat itu.
“Sebagian besar ulama sepakat bahwa mayoritas kita tidak faham sepenuhnya tentang bacaan yang diucapkan saat sholat. Tetapi ketika kita sadar saat mengucapkannya itulah standar khusyuk,” ujarnya.
Jadi, ujarnya, sholat yang khusyuk bukan berarti kita sholat tanpapergerakan selain gerakan yang masuk rukun sholat. Misalnya sepanjang sholat kita menahan gatal untuk menjaga kekhusyukan.
“Menggaruk bagian tubuh yang gatal tidak mengugurkan kekhusyukan sholat sepanjang tidak berlebih kita tetap dalam sadar ketika melakukan rukun rukun sholat,” ujarnya.
Tetapi, menurut dia, ketika kita khusyuk dalam setiap melakukan atau mengucapkan rukun sholat maka biasanya secara otomatis gerakan lain yang tidak perlu akan terhindar setidaknya terminilisir.
Adapun rukun sholat sesuai ajaran Rasulullah disebutkan para ulama adalah:
- Takbiratul Ihram.
- Berdiri dalam sholat fardhu bagi yang mampu.
- Membaca Surat dalam Al Quran.
- Ruku’
- Bangkit dari ruku’ dan I’tidal.
- Dua Kali Sujud.(uumsri)




















