BANJARMASIN aktualkalsel.com–Warga Banjarbaru, Kalimamtan Selatan tepatnya kawasan Mantaos, Banjarbaru Utara sangat terganggu dengan kehadiran babon kera liar yang agresif bahkan beringas menyerang hingga melukai beberapa orang.
Satwa pliar itu biasa berkeliaran dan kerap secara tak terduga menyerang warga. Upaya menangkap sudah diupayakan namun selaku gagal hingga muncul gagasan mengadakan ‘sayembara’ menangkap si beringas dengan hadiah jutaan rupiah.
Sejak diumumkannya sayembara tersebut, maka beramai ramailah warga melakukan pengintaian sampai perburuan hingga memasuki gang gang yang biasa dilintasi si beringas. Walau demikian belum bisa menaklukan buruan nya baik dalam keadaan hidup atau mati hingga sayembara berlangsung memasuki pekan kedua Januari 2024.
Si beringas gagal dijinakan, mirisnya perburuan itu membuat tubuh kera tersebut mengalami pendarahan akibat beberapa luka lemparan batu oleh warga. Sampai akhirnya Kamis 12 Januari 2024 binatang yang meresahkan warga dalam beberapa pekan ini berhasil dilumpuhkan Tim Animal Rescue Banjarmadin.
“Saat itu dia sedang berada di jalanan kawasan Jl Gotong Royong Banjarbaru,” ujar ketua tim tersebut
drh Anang Dwijatmiko seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id.
Ituoun, menurutnya, menerlukan waktu beberapa jam untuk menyisir kawasan dimana si beringas sering berada.
“Kondisinya hidup tetapi ada pendaran di badannya sepertinya akibat lemparan batu para pemburu,” kata Anang lagi.
Berhasilnya Tim Animal Rescue Banjarmasin ini mengevakuasi si beringas bearti mengakhiri masa sayembara yang konon ‘berhadiah’ jutaan rupiah tersebut.
Sebenarnya, menurut Anang, wilayah operasional tim nya itu hanya seputaran Banjarmasin, tetapi pihaknya diminta tolong untuk mengatasi seramgan monyet tersebut.
“Kami juga prihatin setelah mendengar ada ‘sayembara’ sehala, khawatirnya justru mencelakai binatang tersebut. Ternyata benar,” ujarnya lagi.(uumsri/ilustrasi net)




















