BANJARMASIN aktualkalsel.com— Memasuki hari kedua pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Banjarmasin, disambut lega sejumlah walimurid yang mengantarkan anak-anaknya ke sekolah Selasa 21 September 2021 pagi.
Karena murid sekolah hanya 50 persen setiap harinya yang diperkenankan mengikuti PTM berarti baru di hari kedua semua murid bisa menikmati belajar di sekolah.
“Ini hari pertama bagi anak saya masuk PTM kemarin masih off, karena bergantian hari jadwalnya,” ujar seorang ibu yang menunggui anaknya di sebuah sekolah kawasan Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin Tengah.
Menurutnya, bukan hanya sang anak yg riang pergi ke sekolah, orangtua pegantar pun merasakannya mengingat sudah sangat lama belajar di rumah.
“Belajar di rumah tidak optimal seperti di sekolah sebab anak banyak malasnya,” dia menjelaskan.
Tetapi, baru saja keriangan terasa di sekolah sekolah, pada pagi itu juga sudah tersiar berita berita resmi bahwa Kota Banjarmasin bersama Banjarbaru masuk dalam kota di luar Pulau Jawa yang kategori level 4 untuk copid 19.
Level ini berpeluang besar melahirkan kebijakan untuk menghentikan kegiatan PTM seperti yang sudah sudah.
“Sampai siang ini belum ada pengumuman resmi dihentikannya PTM begitu Banjarmasin masuk level 4,” ujar Hani, seorang guru di sekolah tersebut.
Artinya, sekolah masih memberlakukan surat edaran Diknas Kota Banjarmasin yang menerapkan PTM untuk Paud, SD dan SMP mulai Senin 20 September 2021 dengan protokol kesehatan plus minimal 80 persen guru di masing masing sekolah sudah menjalani vaksin lengkap dan di wilayah zona kuning.(uumsri)


















