TANAH BUMBU,aktualkalsel.com — Hingga kini masih banyak aset milik Pemkab Tanah Bumbu belum terdata dengan baik karena itu dibentuklah tim untuk melakukan pendataan.
Demikian Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Zairullah Azhar kepada wartawan usai melakukan pelepasan Tim Inventarisasi Aset Tanah, Gedung dan Bangunan 2021, Senin ( 6/9/2021 ).
Untuk melakukan pendataan ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tanah Bumbu menerjunkan tim sebanyak 40 tenaga orang untuk melakukan inventarisasi ke lapangan.
” Tugas tim ini sangat penting untuk menjaga kualitas manajemen pemerintahan,” kata bupati.
Jika di lapangan ditemukan aset yang belum tercatat agar segera dikoreksi dan dibenahi. Oleh sebab itu ini penting sekali dan bagaimana pun merupakan tugas berat untuk bekerja ke lapangan, ke semua desa.
“Mulai sekarang persiapkan diri, tentu dibutuhkan sebuah data. Lebihnya saya berpesan jaga nama baik pemda kerena tim akan berhadapan dengan masyarakat yang terkait itu,” lanjutnya yang berbicara didampingi Sekda Tanah Bumbu Ambo Sakka.
Ditambahkannya, kegiatan ini tampak sederhana namun memiliki tugas penting sekaligus amal jariyah. Tentunya nanti mereka juga akan diberikan reward.

98 RIBUAN
Sementara itu, Kepala BPKAD Syamsuddin Tanah Bumbu menjelaskan, aset Pemkab yang dipunyai sebanyak 98 ribuan.
” Tim ini turun ke desa-desa , kecamatandan mendata semua aset kita,” ungkapnya.
Dijelaskan mantan Camat Simpang Empat ini, dari 98 ribu lebih itu, untuk tahap pertama diinventarisir sebanyak 5.200 aset yang akan diambil titiknya secara kontinyu selama dua bulan kedepan.
“Yakni sebanyak 800 titik aset tanah bangunan. Kemudian 1.700 titik tanah jalan, serta 2.700 titik gedung dan bangunan,” jelasnya.
Tujuan dari inventarisasi ini dalam rangka menjaga aset untuk memenuhi instruksi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Siapun nantinya pihak yang mau mengetahui titiknya dimana, cukup menekan tombol dari sebuah sistem aplikasi, bisa diketahui penggunaannya. Sudah ada by name by address penggunanya,” sambungnya.
Terkait ada aset yang dimanfaatkan pihak lain, hasil inventarisir akan diketahui. Semuanya kedepan akan bisa dikontrol melalui sebuah sistem aplikasi yang segera diluncurkan.
“Nanti kelihatan disitu kalau ada aset yang digunakan pihak tidak berkepentingan atau berkepatutan dalam hal ini,” tegasnya.
Pelepasan Tim Inventarisasi aset ini juga dihadiri Sekda H Ambo Sakka, Kepala BPKAD H Syamsudin dan Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Tanah Bumbu, Ansari Firdaus. edwan.





















