BANJARMASIN aktualkalsel.com—Jembatan ulin Desa Sungai Gampa, Kecamatan Banjarmasin Utara, yang terkesan seadanya ternyata menjadi andalan bagi warga kawasan Sungai Andai, Banjarmasin.
“Untuk menghindari macet di Sultan Adam kami memilih lewat jembatan ini. Apalagi kalau hendak ke arah timur kota,” ujar Rahma, warga di sana.
Itulah, warga menyambut baik rencana walikota Banjarmasin untuk membangun jembatan ulin tersebut menjadi konstruksi beton.
Selama ini, menurut Rahma, kawasan di sana terkesan seperti dibiarkan menjadi pinggiran wakaupun sudah sangat banyak perumahan baru dibangun selain permukiman asli.
Mereka itulah yang setiap harinya melintasi jembatan tersebut sehingga macet tak bisa dihindari juga di sana.
Bahkan, ujarnya, di waktu sibuk seperti pagi, kendaraan roda dua dan mobil terpaksa harus antre melintasi jembatan tersebut karena sempit tidak bisa mobil berselisihan.
“Jadi yang lewat harus satu jalur, gantian, yang mengaturnya bukan polantas melainkan tim pak ogah,” ujarnya.
Ada tiga atau enpat orang anak muda yang sepanjang harinya mengawsl jembatan ini. Biasanya mereka berada di pertengahan jembatan sehingga melihat kendaraan yang akan datang dari kejauhan.
“Mudahan pembangunannya cepat direalisasikan walikota,” ujarnya berharap. (uumsri)



















