BANJARMASIN aktualkalsel.com—Peristiwa pemukulan terhadap seorang perempuan berjilbab di dalam bus rapid transit (BRT) Banjabaru-Gambut oleh seorang pria terekam dalam video yang kini beredar luas.
Di dalam video tersebut terekam suasana sebelum, saat terjadi pemukulan dan sesudahnya yaitu ketika pria yang memukul itu diusir seorang pria berbaju hijau yang juga menumpang bus pada Minggu 28 Agustus 2022 itu.
Bermula saat bus transit, tampak seorang perempuan berjilbab masuk dan duduk di kursi dekat pintu belakang. Menyusul pria berbaju coklat yang tampak awut awutan, mengikuti dan langsung duduk di samping si perempuan. Dari kamera sepertinya si pria mengajak ngobrol.
Mungkin merasa risi si perempuan berpindah tempat duduk di kursi deret seberangnya, namun cepat berpindah lagi ke bagian tengah dekat pintu.
Tak lama perempuan tadi duduk, si pria baju coklat berdiri langsung merenggut kepala si perempuan dan memukul. Penumpang lain tampak terkejut namun hanya diam.
Namun dalam hitungan detik, seorang pria berkaos hijau dan bertopi warna nyaris senada langsung berdiri hendak menghampiri si pemukul tadi. Anehnya, penumpang pria yang duduk di samping korban, seolah hendak menghalangi dan justru beranjak dari kursinya seperti ingin menghindar.
Terlihat pria bertopi hijau tetap menghampiri si pemukul sambil tangannya mengisyaratkan supir agar menghentikan bus.
Bus berhenti , pintu tengah terbuka, pria yang membuat onar itu kemudian diarahkan agar keluar. Sepertinya hendak bertahan, pria berkaos hijau tadi langsung mendorong si pembuat onar tadi dengan kaki. Bus kembali melaju.
Melihat rekaman ini terlihat dua sikaf yang ditunjukannpenumpang khususnya penumpang pria. Pertama, yaitu pria berkaos putih lengan hitam yang sepertinya hendak menjauh. Dan yang kedua, pria berkaos hijau yang langsung bertindak menarik si pembuat onar. Belakangan diberitakan pria pembuat onar di bus Banjarbaru-Gambut itu diduga kurang waras dan diamankan Polsek Banjarbaru Utara.
Menyaksikan situasi dalam rekaman itu ada nitizen yang berterima kasih kepada pria berkaos hijau.
“Untung ada beliau, kalau tidak bagaimana nasib perempuan berjilbab yang dipukuli itu, sementara yang lain hanya menonton, bengong,” tulis satu nitizen.
Seperti tampak dalam rrkaman hanya ada dua penumpang pria dewasa, kemudian dan tiga orang bocah lelaki.(uumsri)


















