BANJARMASIN aktualkalsel.com–Sekitar seribu penjelujur motif kain sasirangan di Banjarmasin berhasil mencatat rekor versi Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) sebagai aktivitas jelujur terbanyak.
Jelujur motif sasirangan massal itu berlangsung bersamaan even Banjarmasin Sasirangan Festival di kawasan Menara Pandang, siring Sungai Martapura Banjarmasin Minggu 12 Maret 2023.
Aksi massal itu merupakan karya warga Kota Banjarmasin antara lain para guru sekolah. Masing masing mereka menjelujur motif yang ada di selembar kain saputangan putih. Ini menjadi salah satu dari sejumlah kegiatan yang ada di even BSF yang berlangsung mulai Jumat 10 hingga 12 Maret 2023.
Pencatatan rekor versi Leprid itu ditandai dengan penyerahan piagam Leprid yang berlogo ‘bintang sudut lima’ di sudut paling atas warna merah putih oleh pendiri Leprid Paulus Pangka kepada Wakil Walikota Banjarmasi Arifin Noor.
“Proses undangan pencatatan Leprid di Banjarmasin yang satu hari, biasanya perlu waktu bisa sampai tiga bulan pengajuannya,” ujar Paulus seperti dilansir banjarmasinpost.co.id.
Sebagai catatan Leprid merupakan lembaga semacam Museum Rekor Indonesia (Muri). Kalau Muri didirikan oleh Jaya Suprana pada 1990 dengan kogo medali, maka Leprid datang belakangan yaitu pada 2013 diketuai oleh Paulus. Sama sama bermarkas di Semarang, JawaTengah.(uumsri/foto net)

















