BANJARMASIN aktualkalsel.com—Pernah ada joke mendunia yang munculnya di Amerika ‘sejagad ini hanya ada dua hal: coke’s dan levi’s.
Ini untuk menggambarkan betapa merek jeans yang satu ini menjadi ‘selera bersama’, bahkan sampai sekarang.
Dan, konsumennya pun tentu sudah tidak asing dengan ciri khas yang satu ini: kantong kecil di kantong celana levi’s.
Betulkan Strauss, sang penggagas jeans ini, mendesainnya dengan misi sangat spesial untuk konsumen ter-khusus pula? Walau kehadiran kantong kecil ini dianggap sebagian orang hanya hal ‘receh’? tak lebih dari sekadar aksesoris kesekian?
Pertanyaan ini ikut meramaikan promo produk terbaru karya Strauss yang mengusung tema: Levi’s Flex Jeans, Eco Performance. Kali ini desain-nya sangat terasa ‘look younger’, ketat namun sangat flexibel mengiring gerakan kaki dan bokong. Setidaknya itulah pesan iklan yang dibintangi pria berkulit hitam, tinggi ini.
Nah di rubrik promo itulah kemudian muncul tak sengaja dari konsumen karatan levis di Indonesia. Kan sudah pada tau, ada kantong kecil di kantong celana levi’s. Tetapi untuk apa?
Seolah menjawab ketidaktahuan mayoritas pengguna setia merek ini, akun enze banjarmasin menyebutkan begini: Ternyata itu sengaja dbikin strauss sang penemu utk menyimpan emas hsl para pendulang emas waktu itu.
Betulkan kantong kecil dalam kantong celana jeans legend ini untuk menyimpan emas para penambang? Yang jelas konon historisnya jeans terkhusus levi’s memang didesain untuk menjawab keperluan penambang emas di Amerika yang memerlukan celana berbahan kuat, enak dipakai dan tahan kotor. Harga mahal tak masalah.
Namun menurut satu artikel di CNN Indinesia menyebut, Strauss & Co. atau Levi’s yang merupakan merk jins pertama yang beredar pada tahun 1879, ternyata membuat saku super kecil tersebut sebagai tempat menyimpan arloji para pria pekerja. Saat itu, celana jins banyak digunakan oleh tukang kayu, penambang, hingga insinyur kereta api.
Untuk apapun, yang jelas kantong kecil dalam kantong ala Strauss itu kemudian menjadi ciri khas produknya yang ‘diamini’ merek lain.
(uumsri)
















