BANJARMASIN aktualkalsel.com–Sejak diumumkannya harga Rp14 ribu perliter untuk minyak goreng (migor) oleh Kementrian Perdagangan pekan ketiga Januari 2022, sejumlah minimarket di Banjarmasin yang menjadi penyedia migor ‘harga baru’ itu diburu masyarakat.
“Stoknya hanya bertahan beberapa jam dimulai saat dibuka pagi hari,” ujar seorang karyawan minimarket waralaba di kawasan Banjarmasin Tengah, Sabtu 22 Januari 2022 sore. kondisi denikian terjadi di sejumlah minimarket.
“Tahu lah bagaimana emak emak kalau panic buying, berjejal,” ujarnya lagi.
Karyawan itu juga mengakui, stok migor ‘harga baru’ itu sebelum tengah hari sudah kosong karena diserbu konsumen.
“Jadi kalau mau beli sebaiknya pagi. Itupun satu pembeli hanya boleh satu kemasan yang 2 liter. Kami tidak membjual yang 1 liter atau yang lebih kecil,” ujarnya.
Sejak pengunuman kebijakan itu, terjadi salah pengertian di kalangan masyarakat, khususnya konsumen eceran. Mereka mengira harga itu berlaku untuk semua ukuran liter dan di senua pasar.
“Ternyata hanya di kelas minimarket. Tidak ada di eceran atau pasar,” ujar seorang komsumen yang mengaku salah duga.(uumsri)



















