BATULICIN, aktualkalsel.com — Tindakan kurang terpuji yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Supiansyah yang mengikutsertakan Mardani Maming melakukan sidak ke RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, Tanah Bumbu, Selasa (10/11/ 2020 ), perlu dipertanyakan.
Sidak ” Kader Banteng” ke RSUD banyak menerima hujatan di media sosial, karena dia sudah bukan bupati lagi.
Anggota Badan Kehormatan DPRD Tanah Bumbu Fawahisah Mahabatan ketika diminta komentarnya soal sidak Supiansyah dan Mardani — yang juga ketua DPD PDIP Kalimantan Selatan — ke RSUD, membenarkan kasus ini banyak mendapat sorotan masyarakat.
” Sebagai anggota BK saya akan mempertanyakan masalah ini kepada ketua dewan, apa motivasi atas semua ini? Namun menurut saya ini kental dengan muatan politis,” tegas Fawahisah yang berbicara didampingi Andi Asdar Wijaya, anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu termuda dari Golkar.
Fawahisah menegaskan, akan membawa masalah ini ke Badan Kehormatan ( BK ) DPRD Kabupaten Tanah Bumbu. ” Kita tanya apa motivasi beliau sidak ke RSUD bersama ketua tim pemenangan salah satu peserta pilkada Tanah Bumbu,” ungkapnya.
Fawahisah juga mempertanyakan motivasi ketua tim pemenangan salah satu paslon peserta pilkada Tanah Bumbu ikut sidak.
” Siapa sih Mardani itu, pejabat bukan, anggota dewan tidak. Kok ikut sidak. Apa dia merasa masih bupati? Bukan, Mardani harus ingat bupati sekarang Sudian Noor,” tegas Fawahisah.
Keikutsertaan Mardani sidak ke RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor, setelah bupati Tanah Bumbu Sudian Noor memasang pengumuman gratis berobat di rumah sakit dan puskesmas di daerah ini.
Hal itu dilakukan untuk mengcounter isu yang dihembuskan oleh oknum-oknum tertentu yang menyebutkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat tidak ada lagi. Ini hoak, dan tidak bisaipertanggungjawabkan kebenarannya.
Lalu apa masalahnya jadi Mardani sewot? Sudah bisa ditebak karena ” kubu banteng” kecewa atas Sudian Noor yang terus mengkampanyekan pengobatan kesehatan gratis dan menjadi ketua tim pemenangan parpol pendukung pasangan Zairullah Azhar – Muhammad Rusli ( ZR ).
Seperti diketahui saat ini Sudian Noor masih menjabat ketua DPD PAN Kabupaten Tanah Bumbu.
Sementara itu, Andi Asdar Wijaya heran dengan sikap ketua dewan yang mengikut sertakan orang yang bukan siapa-siapa dalam pemerintahan,ataupun anggota dewan.
” Saya tanya, apakah Mardani itu anggota dewan atau bupati? Kan tidak. Mardani itu masyarakat biasa? Kok ikut sidak segala,” Andi Asdar.
Dan ketika sidak, Mardani memakai baju kaos dengan tulisan angka satu didepannya.
Sebagai ketua dewan, menurut Andi Asdar, ketua dewan harus memberikan contoh yang baik kepada anggota dewan lainnya, terutama mereka yang masih muda.
Sementara itu sejumlah nitizen menterwakan Mardani yang ikut sidak. Kapasitasnya sebagai apa,? Apakah Mardani terkena penyakit power syadroom karena pernah menjabat bupati, dan tidak menyelesaikan tugasnya diperiode kedua. Mardani mundur ditengah jalan.
Pada sidak tersebut Mardani
” mengkompori” warga dengan mengatakan, bagi yang sudah terlanjur membayar biaya berobat di RSUD untuk kelas 3, berhak mendapatkan dananya kembali.
Karena sesuai program kesehatan gratis yang dikeluarkan Bupati Tanah Bumbu, berarti segala biaya berobat tersebut sudah ditanggung Pemkab Tanah Bumbu. SKR/Edwan


















