BANJARMASIN aktualkalsel.com–Sebuah sepeda warna merah dengan sajadah tergantung di bagian depan menjadi petunjuk bocah bernama Ali Akbar yang sempat dikhabarkan hilang, ternyata tercebur di sungai kawasan Kompleks Melati Jl Pramuka Banjarmasin Timur. Dan ditemukansudah meninggal dunia Sabtu 12 April 2025 siang.
Jumat 11 April itu Ali Akbar dilaporkan orangtuanya ‘hilang’ karena tidak kunjung pulang setelah berpamitan berangkat ke mesjid untuk Sholat Jumat.
Sementara di waktu selang tak lama ada warga yang mendapati sebuah sepeda anak warna merah teronggok di dekat sebuah titian atau jembatan kayu. Di bagian depan tergantung sejadah. Sepeda tersebut tetap berada di sana hingga menjelang malam.
Penenuan sepeda tersebut mulai menjadi petunjuk setelah dihubungkan dengan ‘hilangnya’ bocah bernama Ali Akbar. Dugaan sang bocah tercebur ke sungai semakin menguat setelah diketahui sepeda memang milik korban.
Upaya pencarian mulai dilakukan pada Jumat malam. Tim gabungan menyisiri sungai yang sebagian besar tertutup gulma ilung, tumbuhan yang subur hidup di sungai berawa. Namun, upaya pencarian tidak menbuahkan hasil dan dilanjutkan pada Sabtu pagi hingga siang keesokan harinya.
Mengutip dari akun medsos Informasi Kebakaran dan Emergency, tim gabungan berhasil menemukan tubuh bocah tersebut di bagian sungai yang tertutup tanaman eceng gondok debgan kondisi kaku dan meninggal dunia. Evakuasi dilakukan dari atas perahu karet.
Ucapan ‘innalilahi waainnalillahi rojiun’ bergema dari tebing sungai yang dipenuhi warga Sabtu siang itu atau hamoir 20 jam setelah Ali Akbar dikabarkan tidak kunjung pulang setelah Jumatan. Belum dijetahui apakah korban tercebur ketika berangkat Jumatan atau saat pulang.(uumsri/foto net)




















