BANJARMASI aktualkalsel.com—Benarkah Rasulullah Saw pernah terkena sihir? Bukankah beliau seorang Rasul?
Diakui oleh Ustad Rahmat Fauzan Azhari MA, ulama di Banjarmasin, bahwa menurut hadis sahih terpercaya yang diriwayatkan Buchari dan Muslim bersumber dari Aisyah, istri Rasulullah bahwa Nabi Muhammad Saw pernah sakit terkena sihir cukup lama.
Sakitnya Rasulullah akibat sihir, menurut Ustad Fauzan Azhari, dalam hadis tersebut disebutkan dampaknya memang ada sakit fisik tetapi yang dirisaukan Aisyah adalah terganggunya konsentrasi beliau. Inilah, menurut ulama ini, dampak sihir yang paling berat dialami Rasulullah kala itu.

“Rasulullah seperti dihalusinasi oleh sihir, Beliau merasa sudah makan padahal belum, begitu juga minum,” ujar Ustad Fauzan Azhari kepada jamaah Sholat Subuh Masjid Al Jihad Banjarmasin, Jumat 17 September 2021 .
Menurut ulama ini, sakitnya Rasulullah akibat sihir yang dikirim seorang Yahudi ini, walau diriwayatkan hadis sahih, ada juga kalangan yang tidak menpercayainya.
Suatu hari ketika berada di rumah Aisyah, istrinya itu menjumpai Rasulullah membaca doa terus menerus, melebihi dari hari hari biasa.
Kepada Aisyah pula kemudian Rasulullah menceritakan tatkala sedang berbaring kedatangan dua pria tak dikenal. Satu orang menduduki bagian kepala Rasulullah dan yang seorang lagi duduk di bagian kaki. Tamu tadi adalah dua malaikat salah satunya Malaikat Jibril.
Kedua malaikat itu kemudian berdialog satu sama lainnya dan hanya didengar Rasulullah. Dari dialog itu lah Rasulullah mengetahui siapa orang yang mengirim sihir berikut apa bentuk buhulnya serta diletakkan dimana.
Pada saat itulah turun dua surah yaitu Al Alaq dan An Nas, yang dibaca Rasulullah bersama dua malaikat tadi sebagai rukyah.
“Jadi dua surah itu diturunkan Alloh sebagai penangkal sihir dan momennya tatkala Rasulullah tengah mengalaminya,” jelas Ustad Fauzan.
Al Falaq dan An Nas adalah dua surah paling akhir dalam Alquran. Dua surah sangat dikenal dan akrab di kalangan muslimin, juga dua surah yang paling sering dibaca dalam sholat. Surah yang diajarkan Rasulullah sangat baik dibaca sebagai pengantar tidur agar terlindung dari sihir.
Al Falaq terdiri dari lima ayat dan An Nas enam ayat berjumlah sebelas ayat. Jumlah yang sama dengan rambut Rasulullah yang digunakan si pengirim sihir untuk mengikat buhul sihirnya.
“Maka setiap ayat yang dibaca sebagai rukyah oleh dua malaikat tadi, lepaslah satu ikatan buhulnya hingga yang kesebelas,” jelas ulama ini lagi.(uumsri)



















