BANJARMASIN aktualkalsel.com–Walikota Banjarmasin Ibnu Sina Minggu 11 Agustus 2024 menyambangi SDN Basirih 10 yang sempat viral di media sosial kerena kondisinya dianggap memprihatinkan.
Terletak di piinggir sungai tak terlalu besar, sekolah ini berada di kawasan paling selatan Kota Banjarmasin persis berbatasan dengan wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Akses utama memang lewat jalur sungai.
Menumpang speed boat menelusuri anak sungai yang kiri kanannya banyak tumbuh pohon rumbia, Ibnu Sina didampingi wakilnya Arifin Noor serta kepala dinas pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi. Mereka disambut kepala sekolah disana tanpa ada murid karena di hari libur.
Walikota Ibnu Sina meninjau mulai dari halaman sekolah yang merupakan tanah lapang berumput dan basah karena berada di pinggir sungai, hingga ke dalam kelas belajar.
“Bangunannya permanen dan masih baik,” ujar Ibnu Sina sembari menunjukan kelas kelas belajar.
Rombongan walikota ini sempat duduk di kursi murid yang disusun kontemporer berbentuk U seperti tatanan ruang meeting, sehingga antar murid saling bertatap muka, bukan susunan kursi teaterial yang berderet ke belakang, seperti umumnya kelas belajar.
Ibnu Sina dan rombongan juga memeriksa lapangan upacara yang di bagian bawah bendera tampak ada kubangan air yang tentu akan sangat mengganggu petugas mengibar bendera upacara.
Tampak, kedatangan rombongan orang no 1 di Banjarmasin itu juga untuk menutup kubangan air tersebut dengan karung karung berisi pasir dan batu hingga rata dengan tanah sekitar.
Selama memantau SDN 10 Basirih itu, Ibnu Sina hanya mengenakan sandal jepit, kaos dan topi. Sekolah ini hanya memiliki 44 siswa. Video kunjungan ini dibagikan walikota di akun medsosnya.
“Tahun tadi ada empat murid yang lulus dan alhamdulillah ada empat murid baru yang masuk di kelas 1,” ujar kepala sekolahnya.(uumsri)




















