BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Tidak banyak yang berubah dari bangunan rumah ini. Tetap sama seperti yang dulu.
Meski pemiliknya pernah menjadi bupati pertama Kabupaten Tanah Bumbu periode 2003 – 2010, anggota DPR-RI dua periode, dan sekarang kembali menjadi bupati periode 2021 -2024.
” Sejak dibangun hingga sekarang, tidak ada yang berubah dari rumah ini. Belum pernah dilakukan renovasi sekalipun,” kata Mang Udin, kepala rumah tangga di kediaman Zairullah di Banjarmasin, kepada aktualkalsel.com, Senin ( 8/3/2021) .
Rumah ini milik Zairullah Azhar dan keluarganya terletak Jl. Sultan Adam nomor 68 Banjarmasin, dibangun tahun 1988.
Saat itu sang pemilik masih jadi Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.
” Saat rumah ini dibangun Pak Zairullah masih kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, kalau tidak salah,” jelas Mang Udin.
Mang Udin sendiri, tinggal bersama Zairullah di kediaman ayah ribuan anak yatim itu, sudah sejak lama. Ketika rumah ini pertama kali dibangun.
Dengan demikian, kondisi rumah yang dicat warna pink muda dan sedikit kecoklatan itu, nampak sederhana sekali untuk seorang pejabat seperti Zairullah.
Ketika pilkada 2020 lalu, dalam setiap kampanyenya Zairullah selalu menceritakan, jika rumah ini tidak pernah dipisahkan dari sejarah awal berdirinya Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurut Zairullah, betapa sulitnya pada awal berdirinya Tanah Bumbu, karena kabupaten induk, Kabupaten Kotabaru, tidak pernah mendukung sepenuhnya.
Dan kala itu, Zairullah membutuhkan dana Rp800 juta, untuk proses biaya kelangsungan berdirinya Tanah Bumbu.
” Dari kabupaten induk, tidak ada dana yang diberikan. Saya akhirnya menggadaikan rumah saya yang di Banjarmasin kepada Pak Anton Gunadi, yang kala itu dikenal sebagai pengusaha sukses,” ungkap Zairullah kala itu.
Mang Udin, salut dengan kesederhanaan Zairullah, jadi bupati dan anggota DPR-RI, tapi tidak pernah memiliki rumah mewah.
” Atau melakukan renovasi, supaya rumahnya lebih bagus. Tapi tidak dilakukan beliau ( maksudnya Zairullah ),” kata Mang Udin.
Malah yang dibangun Zairullah istana anak yatim di Batulicin. Bangunan tempat berteduhnya para anak yatim, di mana sekarang dia tinggal sebagai orang nomor satu di kabupaten Tanah Bumbu.
Dan di sebelah rumah ini dibangun pendopo untuk berkumpulnya para anak yatim, untuk melakukan sholat bersama dan kegiatan lainnya. Edwan/SKR





















